Apa yang unik dari daun palem sehingga digunakan oleh orang banyak untuk mengelu-elukan Yesus ketika memasuki Kota Yerusalem? Apakah karena pohon palem banyak tumbuh di sana? Ataukah karena daun palem sangat ergonomis untuk dilambai-lambaikan?
Dari bentuknya daun palem memiliki batang yang kuat dan lentur. Di kiri dan kanan batang itu menempel kuat daun-daun kecil, mulai dari yang berukuran panjang hingga berukuran pendek. Daun palem mengingatkan saya seperti sebuah keluarga yang masing-masing anggotanya menempel pada Kristus, Sang Pusat Kehidupan, sehingga baik orang tua maupun anak-anak memiliki kesatuan hati dalam relasi yang penuh harmoni.
Seperti daun palem yang selalu mengarah ke atas maka sudah sepatutnya kita mengarahkan hati dan pikiran kepada Tuhan yang selalu memimpin dan memperlengkapi umat-Nya baik dalam menjalani kehidupan maupun dalam pelayanan. Persoalannya sudahkah kita peka terhadap pimpinan-Nya?
Beberapa waktu lalu saya diajak rekan untuk belajar merangkai bunga. Saya berpikir bahwa kegiatan itu sepertinya tidak terlalu menunjang pelayanan sehingga saya absen. Beberapa bulan kemudian saya diundang untuk mengikuti pelatihan merangkai bunga, namun saya tetap menolaknya lengkap dengan alasannya.
Namun, tak dinyana beberapa pekan lalu saya mendapat tugas mendekor mimbar untuk rangkaian Ibadah Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Sunyi, dan Minggu Paskah. Peristiwa itu menyadarkan saya bahwa ternyata ajakan dan undangan untuk belajar merangkai bunga beberapa waktu lalu adalah cara Tuhan agar saya diperlengkapi untuk melakukan tugas itu.
Bersyukur masih tersedia daun-daun palem yang digunakan dalam Ibadah Minggu Palmarum lalu. Dengan dipandu buku dan tutorial di media sosial saya mulai berkreasi dengan daun-daun palem itu sehingga rangkaian bunga siap untuk menghiasi mimbar.
Tuhan yang penuh kuasa selalu memperlengkapi umat-Nya dalam menjalani kehidupan, pun dalam melayani-Nya, yang dibutuhkan adalah kepekaan kita.
Yudi Hendro Astuti | Sobat Media – Tangan Terbuka Media: Bangun Jiwa via Media Anda
Foto: yha

