Plot twist secara sederhana berarti perubahan alur cerita yang tidak terduga. Dalam film atau novel plot twist mengejutkan karena cerita berbelok dari dugaan awal. Namun, dalam kehidupan nyata, plot twist bukan sekadar cerita, melainkan pengalaman hidup yang sungguh dialami.
Plot twist hidup adalah ungkapan untuk menggambarkan perubahan tak terduga dalam perjalanan hidup seseorang. Ia hadir ketika hidup berjalan jauh dari rencana, harapan, dan skenario yang telah disusun rapi. Dengan kata lain, plot twist terjadi saat hidup tidak berjalan sesuai keinginan kita. Firman Tuhan mengingatkan, ”Banyaklah rancangan di hati manusia, tetapi keputusan TUHANlah yang terlaksana” (Ams. 19:21).
Seorang teman pernah bercerita bahwa ia menjalin hubungan dan bertunangan selama tujuh tahun. Masa depan telah direncanakan dengan matang namun pada akhirnya ia menikah dengan orang lain. Ia berkata jujur, ”Saya cukup lama menjalin hubungan, tapi ternyata yang terjadi adalah plot twist.” Apa yang ia anggap sebagai akhir, ternyata bukan akhir yang Tuhan siapkan.
Dalam kesempatan lain, seorang ibu bersaksi bahwa anaknya yang lulus sebagai sarjana komunikasi justru bekerja di bidang food production. Ada pula seorang teman yang memulai hidup sebagai pelayan restoran, namun akhirnya dipanggil Tuhan menjadi pendeta. Kisah-kisah ini menunjukkan bahwa hidup tidak selalu berjalan lurus seperti yang kita bayangkan.
Hidup bukanlah straight life. Ia penuh tikungan dan persimpangan. Kuliah jurusan pendidikan bisa berbeda dari pekerjaan, dan perubahan arah tidak selalu berarti kegagalan. Sering kali, di situlah panggilan Tuhan dinyatakan.
Banyak orang merasa stres dan kecewa saat rencana hidup berubah. Merencanakan masa depan tetap penting, tetapi rencana yang sehat disertai kerendahan hati untuk memperbaiki dan menyesuaikannya ketika Tuhan mengarahkan ulang. Karena itu, doa menjadi langkah awal yang penting, agar kita belajar menyerahkan kendali kepada Tuhan.
Pada akhirnya, plot twist mengingatkan kita bahwa Tuhan tidak pernah kehilangan arah. Ketika rencana kita gagal, rencana Tuhan tetap berjalan. Dalam setiap plot twist hidup, Tuhan bekerja mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi-Nya (bdk. Rom. 8:28).
Repelita Tambunan | Sobat Media
Foto: AI

