Sabda-Mu Abadi | 28 Mei 2026 | 1Yoh. 2:12-14
”Aku menulis kepada kamu, anak-anakku, sebab dosamu telah diampuni oleh karena nama-Nya. Aku menulis kepada kamu, bapak-bapak, karena kamu telah mengenal Dia, yang ada sejak semula. Aku menulis kepada kamu, orang-orang muda, karena kamu telah mengalahkan yang jahat. Aku menulis kepada kamu, anak-anak, karena kamu mengenal Bapa. Aku menulis kepada kamu, bapak-bapak, karena kamu mengenal Dia, yang ada sejak semula. Aku menulis kepada kamu, orang-orang muda, karena kamu kuat dan firman Allah tinggal di dalam kamu dan kamu telah mengalahkan yang jahat.”
Keselamatan buat semua. Mungkin itulah maksud penulis ketika menyapa anak-anak, bapak-bapak, dan orang muda. Ya, penyelamatan Allah dalam Yesus Orang Nazaret bukan hanya untuk segelintir orang saja, tetapi untuk semua orang.
Mengapa ibu-ibu tidak disebut? Sepertinya memang ada pengaruh budaya patriarkal di sini. Namun, kita tidak boleh lupa, penyebutan ”anak-anak” sudah mencakup semua, baik laki-laki maupun perempuan. Jadi, tidak hanya anak laki-laki. Dan kita bisa mengartikan ”bapak-bapak” di sini sebagai orang tua.
Lalu, mengapa anak-anak yang pertama kali disebut? Penulis agaknya hendak menangkal budaya yang menyatakan bahwa anak-anak tak mempunyai tempat dalam masyarakat. Pada masa itu anak dianggap komoditas atau objek pelengkap yang bisa dimanfaatkan orang tuanya.
Yang menarik disimak, pengampunan dosa berkait erat pengenalan akan Allah dan mengalahkan kejahatan. Ketiganya itu berhubungan, tak mungkin ada pengampunan dosa tanpa keinginan untuk menanggalkan kejahatan. Dan setiap orang yang merasa diampuni dosanya pasti mengenal Allah yang telah mengampuninya. Jika tidak malah aneh.
Yoel M. Indrasmoro | Tangan Terbuka Media: Bangun Jiwa via Media Anda
Silakan klik tautan berikut ini untuk mendengarkan siniar Sabda-Mu Abadi:
n.b.: Dukung pelayanan digital kami via BCA-3423568450-Tangan Terbuka Media!

