Sabda-Mu Abadi | 16 April 2026 | 1Yoh.1:1-4
”Apa yang ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan, dan yang kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup, itulah yang kami tuliskan. Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya. Sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama Bapa dan telah dinyatakan kepada kami. Apa yang telah kami lihat dan kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu pun mempunyai persekutuan dengan kami. Persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus. Semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sempurnalah sukacita kita.”
Tak ada salam pembuka dalam surat ini. Sang penulis juga tidak memperkenalkan dirinya. Tampaknya dia yakin para pembaca sungguh mengenal dirinya.
Penulis langsung berbicara mengenai alasan yang mendasar dari suratnya ini. Ia sungguh mengenal Yesus Orang Nazaret yang disapanya dengan Firman hidup dan ingin pembaca suratnya juga makin mengenal-Nya. Supaya mereka memiliki persekutuan dengan Bapa dan Anaknya seperti dirinya. Dan dimaksudkan juga untuk menyempurnakan sukacita penulis.
Menarik diperhatikan, mengapa sang penulis menggunakan kata ganti ”kami”, bukan ”aku”? Sepertinya dia diutus untuk menulis sebagai wakil dari komunitas orang percaya pada waktu itu. Itu berarti tulisannya tidak bersifat pribadi atau kolektif. Berarti apa yang akan ia tuliskan, apalagi berkait iman, bukanlah iman pribadi, tetapi iman komunitas orang percaya.
Hal ini semestinya menguatkan iman para pembaca. Mereka boleh yakin tidak akan disesatkan karena sang penulis mewakili komunitas orang percaya. Jadi, surat ini bisa dikatakan surat komunitas. Artinya: Dari komunitas untuk komunitas.
Yoel M. Indrasmoro | Tangan Terbuka Media: Bangun Jiwa via Media Anda
Silakan klik tautan berikut ini untuk mendengarkan siniar Sabda-Mu Abadi:
n.b.: Dukung pelayanan digital kami via BCA-3423568450-Tangan Terbuka Media!

