Site icon Tangan Terbuka Media

Kepercayaan

Sabda-Mu Abadi | 15 Januari 2026 | Mat. 25:14-15

”Sebab, Kerajaan Surga seumpama seseorang yang mau bepergian. Ia memanggil hamba-hambanya dan mempercayakan hartanya kepada mereka. Yang seorang diberinya lima talenta, yang seorang lagi dua, dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.”

Demikianlah Yesus memulai perumpamaan-Nya. Hal Kerajaan Surga berkait erat dengan kepercayaan. Sang tuan memercayakan hartanya kepada hamba-hamba-Nya, masing-masing menurut kesanggupannya.

Jelaslah, para hamba itu adalah orang kepercayaan. Jika tidak, mana mungkin tuan itu memercayakan hartanya. Mereka adalah orang-orang yang dipercayai. Kehambaan seseorang memang bertumpu pada kepercayaan. Modal dasar seorang hamba adalah kepercayaan.

Berkait Kerajaan Surga, hanya ada satu Raja—Allah sendiri—dan yang lainnya hamba. Dan Allah memercayai manusia. Yang memercayai kita bukanlah manusia, tetapi Allah sendiri. Bayangkan: Allah memercayai kita! Karena itu, menjaga kepercayaan Allah merupakan panggilan orang percaya.

Memang satu talenta jika dibandingkan hamba yang mendapatkan kepercayaan lima talenta terasa lebih kecil. Namun, satu talenta setara dengan 6.000 dinar. Satu dinar adalah upah pekerja kasar dalam sehari. Jika tukang bangunan pada masa sekarang mendapatkan upah Rp200.000,-, satu talenta setara dengan Rp1,2 miliar (6.000 x Rp200.000.-). Sungguh besar bukan?

Jangan pula kita lupa catatan: ”Masing-masing menurut kesanggupannya.” Artinya, baik sang tuan maupun para hamba itu sudah tahu kapasitas masing-masing. Sudah ada kesepakatan. Sehingga kalau ada yang merasa iri, aneh rasanya!

Yoel M. Indrasmoro | Tangan Terbuka Media: Bangun Jiwa via Media Anda

Silakan klik tautan berikut ini untuk mendengarkan siniar Sabda-Mu Abadi:

Foto: renunganpagi

n.b.: Dukung pelayanan digital kami via BCA-3423568450-Tangan Terbuka Media!

Exit mobile version