Site icon Tangan Terbuka Media

Ketika

Sabda-Mu Abadi | 12 Februari 2026 | Mat. 25:31-46

”Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama Dia, Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. Semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari yang lain, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing. Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. Lalu Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai Kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan. Sebab, ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu menjenguk Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku” (Mat. 25:31-36).

Injil Matius memperlihatkan kuasa Yesus dalam memisahkan manusia satu dari manusia lainnya seperti gembala yang memisahkan domba dari kambing. Tak ada tawar-menawar. Yang ada hanya vonis berkekuatan hukum tetap.

Kata ”apabila” tak hanya menyatakan kejadian pada masa depan, tetapi juga mengisyaratkan bahwa waktu bagi setiap orang terbatas jumlahnya. Dalam keterbatasan waktu itu setiap orang dituntut pertanggungjawaban! Sebab, semuanya telah tercatat.

Waktu adalah kesempatan untuk berkarya! Perhatikan banyaknya kata ”ketika” yang digunakan. Itu berarti waktu yang sangat singkat atau tertentu. Itu berarti orang yang lapar, haus, asing, telanjang, sakit, juga yang di penjara, tidaklah setiap saat kita jumpai! Dan kalau kita melakukan kehendak Allah dalam menanggapi semua ”ketika” itu, kita telah melakukannya untuk Yesus.

Dalam hidup tentulah kata ”ketika” akan kita jumpai! Persoalannya: apakah yang kita lakukan saat kita berhadapan dengan kata ”ketika” itu? Apakah kita melakukan kehendak Allah saat itu?

Yoel M. Indrasmoro | Tangan Terbuka Media: Bangun Jiwa via Media Anda

Silakan klik tautan berikut ini untuk mendengarkan siniar Sabda-Mu Abadi:

Foto: stemi.id

n.b.: Dukung pelayanan digital kami via BCA-3423568450-Tangan Terbuka Media!

Exit mobile version