Site icon Tangan Terbuka Media

Melihat

Mari kita melihat! Dengan mata tentunya. Tak hanya mata fisik, tetapi juga mata hati.

Mata fisik tentu baik untuk melihat. Namun, ada bahayanya. Mata fisik membuat kita bisa salah seperti Samuel.

Allah meminta Samuel untuk berhenti berduka karena Allah telah memilih seorang raja bagi Israel. Itulah situasi dan kondisi Samuel—dia diminta untuk mengurapi seorang raja.

Tak heran, ketika pertama kali melihat Eliab, anak sulung Isai, Samuel tak dapat menahan dirinya untuk berkomentar dalam hati: ”Sungguh, di hadapan TUHAN berdiri orang yang diurapi-Nya” (1Sam. 16:6).

Komentar Samuel tentu tidak salah. Samuel akan mengurapi seorang raja baru—raja yang akan berhadapan langsung dengan Saul. Dalam benak Samuel telah tercetak sebuah cara pandang bahwa orang yang akan diurapinya setidaknya setampan dan segagah Saul.

Semuanya itu ada dalam diri Eliab, anak sulung Isai. Cara pandang itulah yang membuat Samuel yakin bahwa Eliab adalah orang yang harus diurapinya sebagai raja.

Namun demikian, Allah langsung mengoreksi cara pandang sekaligus komentar Samuel. Dengan tegas Allah menegur, tentunya dalam hati, Samuel, ”Jangan pandang rupanya atau perawakannya yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya.” (1Sam. 16:7).

Itu jugalah persoalan para murid Yesus. Saat melihat orang yang buta sejak lahir, mereka merasa perlu bertanya kepada Sang Guru, ”Siapakah yang berbuat dosa, dia sendiri atau orang tuanya?” (Yoh. 9:3).

Pertanyaan mereka tak sepenuhnya salah. Namun, yang penting untuk ditanyakan adalah motivasi di balik pertanyaan itu? Apakah mereka sungguh-sungguh ingin tahu? Atau, memang karena enggak ada bahan omongan lain. Kalau demikian, bukankah bergosip namanya?

Yesus Orang Nazaret langsung melakukan koreksi. Tak perlu mempercakapnya.  Yang lebih penting: Apakah kita melakukan sesuatu bagi orang itu?

Dan itulah yang diperbuat Sang Guru. Ia membuat orang buta itu melihat. Mengapa? Sebab, Yesus Orang Nazaret melihat dengan mata hati.

Yoel M. Indrasmoro

Foto: Istimewa

n.b.: Dukung pelayanan digital kami via BCA-3423568450 -Tangan Terbuka Media!

Exit mobile version