Site icon Tangan Terbuka Media

Memberikan yang Terbaik

Sabda-Mu Abadi | 10 April 2026 | Mat. 27:57-60

”Menjelang malam datanglah seorang kaya, orang Arimatea, yang bernama Yusuf dan yang telah menjadi murid Yesus juga. Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta jenazah Yesus. Pilatus memerintahkan untuk menyerahkan Dia kepadanya. Yusuf pun mengambil jenazah itu, mengafani-Nya dengan kain linen yang putih bersih, lalu membaringkan Dia di dalam kubur yang baru miliknya, yang dibuat di bukit batu. Sesudah menggulingkan sebuah batu besar ke pintu kubur itu, ia pun pergi. Maria Magdalena dan Maria yang lain tinggal di situ duduk di depan kubur itu.”

Yusuf Orang Arimatea sungguh kaya. Sepertinya ia telah menyiapkan kubur bagi dirinya sendiri di Yerusalem. Pada masa itu banyak orang Yahudi yang berniat dikuburkan di Yerusalem. Yerusalem memang bukan sembarang kota. Kadang juga disebut Kota Allah.

Karena itu, mudah diduga, harga tanah makam di Yerusalem pun menjadi sangat mahal. Mungkin karena kekayaan Yusuf itulah Pilatus tidak mempersulit dia saat meminta jenazah Yesus untuk dimakamkan.

Yang menarik diperhatikan adalah cara Yusuf Orang Arimatea memperlakukan jenazah Yesus. Semuanya serbabaru. Kain linen, yang putih bersih itu, bisa dipastikan baru dan belum pernah dipakai. Dan kuburnya pun adalah kubur yang baru, bukan kubur bekas orang lain. Sepertinya itulah cara Yusuf Orang Arimatea memuliakan tubuh Yesus. Semua serbaterbaik. Ia memberikan yang terbaik dari yang bisa diberikannya.

Demikian pula dengan Maria Magdalena dan Maria yang lain. Mereka juga memberikan yang terbaik dengan cara duduk di depan kubur itu meski yang lain telah pergi. Ya, mereka tetap tinggal di kubur itu. Mereka memberi diri mereka. Itu juga berarti waktu mereka.

Yoel M. Indrasmoro | Tangan Terbuka Media: Bangun Jiwa via Media Anda

Silakan klik tautan berikut ini untuk mendengarkan siniar Sabda-Mu Abadi:

Foto: gospelimages

n.b.: Dukung pelayanan digital kami via BCA-3423568450-Tangan Terbuka Media!

Exit mobile version