Site icon Tangan Terbuka Media

Yudas Iskariot

Sabda-Mu Abadi | 5 Maret 2026 | Mat. 26:14-16

”Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala. Ia berkata, ’Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, kalau aku menyerahkan Dia kepada kamu?’ Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya. Mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.”

Pengkhianatan Yudas Iskariot diinisiasi oleh Yudas sendiri. Yudaslah yang menawarkan diri untuk mengkhianati gurunya. Ia mendatangi imam-imam kepala untuk menjual Yesus.

Harganya pun terbilang murah. Tiga puluh uang perak adalah harga umum seorang budak belian pada waktu itu. Dengan kata lain, Yudas menyamakan Sang Guru dengan para budak pada masa itu.

Apakah yang memotivasi Yudas melakukan semuanya itu? Jawabnya adalah uang. Memang ada teori yang diajukan berkait motivasi ini. Sang penganut teori itu berpendapat bahwa Yudas ingin memaksa Yesus memberontak. Jika ditangkap, Yudas berharap Yesus akan mengeluarkan segenap kuasa-Nya untuk menghindari penangkapan itu. Jika Yesus memberontak, bisa dipastikan Israel akan merdeka dari bangsa Romawi. Itulah yang diharapkan Yudas sejak lama.

Namun demikian, jika kita cermati catatan Injil Matius ini, motivasi Yudas memang cuma uang. Yudas tidak mungkin berdalih.

Apa yang bisa kita petik dari kisah Yudas ini? Hati-hati dengan uang! Bisa jadi kita merasa bisa menguasai uang, tetapi yang sangat mungkin terjadi kitalah yang dikuasainya. Dan ketika uang sudah menguasai, iman sudah tak penting lagi.

Yoel M. Indrasmoro | Tangan Terbuka Media: Bangun Jiwa via Media Anda

Silakan klik tautan berikut untuk mendengarkan siniar Sabda-Mu Abadi:

https://open.spotify.com/episode/4FkIkvwsdU7zYYGITgF5iV
Foto: Giotto di Bondone

n.b.: Dukung pelayanan digital kami via BCA-3423568450-Tangan Terbuka Media!

Exit mobile version