Perumpamaan Bendahara yang Tidak Jujur
Para murid perlu belajar dari bendahara yang tidak jujur, yang mampu melihat ke depan, yang memperhitungkan keadaan, dan mampu bertindak tepat sekarang ini.
Para murid perlu belajar dari bendahara yang tidak jujur, yang mampu melihat ke depan, yang memperhitungkan keadaan, dan mampu bertindak tepat sekarang ini.
17 September 2022, Cara Hidup Jemaat(Kis. 4:32-35) ”Kumpulan orang yang telah percaya itu sehati dan sejiwa, dan tidak seorang pun berkata bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama.” Catatan Lukas berkait jemaat pertama menarik disimak. Dinyatakan bahwa mereka sehati sejiwa. Itu berarti satu Read more…
16 September 2022, (Kis. 4:23-31) ”Sesudah dilepaskan pergilah Petrus dan Yohanes kepada teman-teman mereka, lalu mereka menceriterakan segala sesuatu yang dikatakan imam-imam kepala dan tua-tua kepada mereka.” Demikianlah catatan Lukas. Menarik diperhatikan bagaimana respons para murid setelah mendengarkan cerita Petrus dan Yohanes. Mereka berdoa. Mereka tidak berdiskusi berkenaan dengan strategi Read more…
”Dengan biaya sendiri, mereka membantu Yesus dan pengikut-pengikut-Nya.” Jelaslah, mereka menggunakan biaya sendiri. Artinya: dengan uang sendiri, mereka membantu Yesus dan pengikut-pengikut-Nya. Mereka mendukung pelayanan Yesus dengan kocek mereka.
15 September 2022, (Kis. 4:13-22) ”Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus.” Demikianlah catatan Lukas perihal tanggapan Mahkamah Agama. Ya, mereka heran, bisa jadi juga bingung, menyaksikan betapa Petrus dengan penuh Read more…
14 September 2022, (Kis. 4:1-12) Bermain air basah, bermain api hangus. Dalam pandangan saya, peribahasa itu cukup mewakili peristiwa ”Pertanggungjawaban Petrus dan Yohanes di hadapan Mahkamah Agama”. Setiap tindakan mengandung risiko. Tak ada tindakan, bagaimanapun baiknya, bebas dari risiko. Karena itu, pentinglah bagi kita untuk selalu berpikir dahulu sebelum berbuat Read more…
13 September 2022(Kis. 3:11-26) ”Hai orang Israel, mengapa kamu heran tentang kejadian itu dan mengapa kamu menatap kami seolah-olah kami membuat orang ini berjalan karena kuasa atau kesalehan kami sendiri?” Demikianlah penjelasan awal Petrus ketika dia melihat banyak orang heran menyaksikan mukjizat penyembuhan pada si lumpuh. Jelas di sini, Petrus Read more…
12 September 2022(Kis. 3:1-10) Kisah penyembuhan si lumpuh memperlihatkan juga pentingnya bagi kita untuk membuka mata dan telinga. Untuk menyaksikan dan mendengarkan apa yang tidak indah di dunia yang indah ini. Jangan tutup mata, apalagi telinga. Sebenarnya, kita tak mungkin menutup telinga. Berbeda dengan mata, telinga tidak mempunyai kelopak yang Read more…
11 September 2022(Kis. 3:1-10) Kisah penyembuhan si lumpuh bermula dari keprihatinan Petrus dan Yohanes. Mereka prihatin sebab ada yang tidak indah di Gerbang Indah itu. Yang tidak indah itu adalah keberadaan si lumpuh. Entah sudah berapa lama dia berbaring di situ. Lukas memang tidak mencatat nama orang tersebut, tetapi dia Read more…
10 September 2022(Kis. 2:41-47) Menyaksikan jemaat mula-mula mungkin membuat kita heran sekaligus iri. Jumlah yang besar itu—lebih dari 3.000 orang dewasa—tidak mengurangi kualitas persekutuan mereka. Biasanya—penyakit jemaat modern—makin banyak anggota, makin sulit memahami dan menerima satu sama lain. Catatan Lukas memperlihatkan, jemaat mula-mula tidak membedakan antara yang rohani dan profan; Read more…