Perintah-perintah-Nya Tidak Berat
Allah Bapa—yang dikenal oleh anak-anak Allah dalam Kristus—mengarahkan manusia untuk berpusat kepada-Nya.
Allah Bapa—yang dikenal oleh anak-anak Allah dalam Kristus—mengarahkan manusia untuk berpusat kepada-Nya.
Kehendak utama Allah adalah membagikan kasih yang telah kita rasakan. Iniah panggilan anak-anak Allah: Hidup seperti Allah
Mengenal Allah berarti mendengarkan utusan-Nya. Itulah yang hendak ditekankan penulis surat kepada para pembacanya.
Alkitab jelas mengatakan, Yesus Orang Nazaret seratus persen manusia. Ia Allah sejati sekaligus manusia sejati.
Percaya kepada Yesus Kristus dan mengasihi sesama sebagai buah dari kepercayaan itu. Kepercayaan bukanlah pesan kosong. Kepercayaan itu mesti tampak dalam keseharian kita.
Ketika hati kita mulai menyalahkan kita bahwa kita tidak mungkin berbuat benar, kita boleh menetapkan diri bahwa kita telah dibenarkan Allah.
Satu-satunya alasan Yesus Orang Nazaret mati di kayu salib adalah kasih. Tak ada alasan lain.
Kain membunuh orang yang pernah menghuni rahim yang sama dengannya. Penulis menyimpulkan bahwa segala perbuatan Kain jahat semata.
Mengasihi saudara. Mengapa? Karena mereka adalah orang-orang terdekat. Dan yang sering terjadi, tak mudah mengasihi orang-orang terdekat.
Yesus Kristus adalah teladan. Orang percaya dipanggil untuk meneladan-Nya. Karena itu pula, menjadi suci, sebagaimana Kristus, bukanlah pilihan, tetapi sungguh keniscayaan.
”Sebab, apa yang aku lakukan, aku tidak tahu. Karena bukan apa yang aku kehendaki yang aku lakukan, tetapi apa yang aku benci, itulah yang aku lakukan” (Rm. 7:15). Demikianlah jerit keputusasaan Paulus yang terekam dalam Kitab Roma. Menarik disimak, keluhan ini bukanlah keluhan Paulus terhadap orang lain. Tidak. Paulus tidak Read more
Melakukan kebenaran seperti Kristus itu merupakan tanda bahwa mereka telah berpikir, bersikap, dan bertindak sebagai anak-anak Allah.