Karakter Kepemimpinan Paulus

Karakter kepemimpinan seseorang bisa dilihat dari perkataannya. Karena Paulus hidup 20 abad sebelum kita, kita bisa meninjaunya dalam salah satu suratnya (1Tes. 2:1-8). ”Kamu sendiri pun memang tahu, Saudara-saudara, bahwa kedatangan kami di antaramu tidaklah sia-sia.” Tampaklah, Paulus pribadi transparan. Tak ada yang disembunyikannya. Ia mengajak orang-orang yang pernah dilayaninya Read more

Menjaga Diri

”Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah kepalamu, sebab pembebasanmu sudah dekat.” (Luk. 21:28). Demikianlah nasihat Yesus kepada para murid-Nya. Mereka tidak perlu cemas dalam menyambut kedatangan-Nya meski akhir zaman sering digambarkan sebagai kehancuran semesta. Sesungguhnya, akhir zaman tidak melulu bicara soal kehancuran semesta, tetapi juga soal penyelamatan. Akhir Read more

Bukan Pilihan

Menyaksikan kembali nasihat-nasihat Paulus kepada warga jemaat di Efesus (Ef. 4:17-32) memperlihatkan kepada kita pentingnya hidup dalam kebenaran Allah. Hidup dalam kebenaran Allah bukanlah pilihan, tetapi konsekuensi. Sebab, di dalam Kristus kita telah diangkat menjadi anak-anak Allah. Artinya kita dipanggil untuk menampakkan diri sebagai anak-anak Allah. Untuk itu Paulus tampaknya Read more

Menyenangkan Allah

”Kamu sendiri pun memang tahu, Saudara-saudara, bahwa kedatangan kami di antara kamu tidaklah sia-sia” (1Tes. 2:1).   Paulus pribadi transparan. Tak ada yang disembunyikan. Ia mengajak orang-orang yang pernah dilayaninya untuk mengambil kesimpulan mengenai pelayanannya selama di Tesalonika. Jika pelayanan Paulus sungguh tak berterima di mata warga jemaat di Tesalonika, Read more

Patung Lembu Emas

”Apa yang telah dilakukan bangsa ini kepadamu, sampai-sampai engkau menimbulkan dosa sebesar itu kepada mereka?” (Kel. 32:21). Musa marah kepada Harun. Tak habis dipikirnya, mengapa Harun menggugu keinginan umat Israel untuk membuat Allah. Musa marah karena kakaknya adalah pemimpin umat. Harun tak mau disalahkan. Ia membela diri: ”Janganlah bangkit amarahmu, Read more

Pentingnya Sejarah

”Pasanglah telinga untuk pengajaranku, hai bangsaku, arahkanlah telingamu kepada ucapan mulutku. Aku mau membuka mulut menyampaikan amsal, aku mau mengisahkan teka-teki dari zaman purbakala. Yang telah kami dengar dan kami ketahui, yang diceritakan kepada kami oleh nenek moyang kami, tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan Read more