Mengikuti dari Jauh
Petrus memang tak tega melihat Yesus digelandang sendirian ke mahkamah agama, dengan alasan keamanan, ia tetap menjaga jarak.
Read morePetrus memang tak tega melihat Yesus digelandang sendirian ke mahkamah agama, dengan alasan keamanan, ia tetap menjaga jarak.
Read moreAneh rasanya jika seorang masih merasa diri murid tega mengkhianati gurunya.
Read moreDalam Perjanjian Baru dalam Bahasa Indonesia Sederhana tertera: ”Duduklah di sini. Aku mau ke sana untuk berdoa.”
Read moreSang Guru hendak menyatakan bahwa peristiwa penyangkalan itu terjadi masih di malam yang sama. Ya, tinggal sesaat lagi.
”Inilah makanan dan minuman yang sungguh-sungguh berbeda.” Tubuh-Nya dan darah-Nya sungguh menyelamatkan dan bersifat kekal.
Tidak banyak pribadi yang menyisihkan waktu, tenaga, dan pemikiran untuk berdedikasi dalam pelayanan media sosial, apalagi di tengah era validasi yang mementingkan ”like”, ”love”, ataupun pujian. Padahal melayani Tuhan bukan soal panggung, tetapi soal hati yang tetap taat saat tidak ada yang melihat.
Pekerjaan sejatinya adalah pekerjaan Allah yang dititipkan kepada kita untuk dilakoni dengan semestinya.
Lalu menangislah Yesus (Yoh. 11:35). Hanya tiga kata. Dalam Kitab Suci tertera: Gusti Yesus muwun. Juga tiga kata. Alkitab NIV cukup dengan dua kata: Jesus wept. Yesus menangis ketika menyaksikan Maria begitu sedih karena kematian Lazarus. Ia tidak melarang Maria Read more…
Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu berkata, “Bukan aku, ya Rabi?” Kata Yesus kepadanya, “Engkau telah mengatakannya.”
Persahabatan masa kecil masih menjadi kenangan indahku sampai detik ini. Entah mengapa kepalaku masih dipenuhi oleh kehangatan persahabatan masa kecil yang tenang, hangat, dan sederhana.