Rasa Sayange
Rupanya, di tengah hiruk pikuk kesibukan dan rutinitas serta kebisingan dunia atas ketidakadilan, rasa sayange atas negeri ini tetap mengharu biru dalam dada.
Rupanya, di tengah hiruk pikuk kesibukan dan rutinitas serta kebisingan dunia atas ketidakadilan, rasa sayange atas negeri ini tetap mengharu biru dalam dada.
”Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku” (Mzm. 86:4). Demikianlah doa Daud. Permohonannya menjadi penting dan bermakna karena bersukacita bukan perkara gampang. Hati manusia begitu rentan dan, bak cuaca, mudah berubah. Ketika sedang makan bersama kawan di Read more
Lebih Berharga ”Bukankah dua ekor burung pipit dijual seharga satu keping uang terkecil? Namun, seekor pun tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu. Bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Karena itu, janganlah takut! Kamu lebih berharga daripada banyak Read more
Memelihara keselamatan merupakan panggilan setiap Kristen. Tidak menjaganya berarti pula menyepelekan kabar keselamatan.
Salah satu makna budaya entrepreneurship. Entrepreneurship bukan sekadar menciptakan sesuatu yang baru, tetapi juga keberanian untuk mencari solusi, beradaptasi dengan keadaan, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi hambatan.
”Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu” (Yoh. 8:31-32). Demikianlah makna kemerdekaan menurut Yesus Orang Nazaret. Dalam BIMK tertera: ”Kalau kalian hidup menurut ajaran-Ku kalian sungguh-sungguh pengikut-Ku, Read more
”Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak mempunyai gembala”(Mat. 9:36). Yesus melihat. Guru dari Nazaret itu tidak menutup mata. Mata-Nya senantiasa terbuka. Keterbukaan mata itulah yang Read more
Bukan karena kekuatan akal budi manusia mereka percaya, tetapi karena pengurapan Roh Kudus saja.
Menunggu jawaban dari Tuhan tidak bisa hanya berpangku tangan, perlu perjuangan dan kesabaran dalam melakukan bagian kita. Dari waktu ke waktu Tuhan membentuk karakter kita, mengajar kita untuk bertekun, berakar dalam firman-Nya dan percaya. Teruslah berharap kepada Tuhan dan pada waktunya kita akan melihat keindahan yang Dia rancangkan sejak semula.
”Yesus berkata kepada mereka, ’Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan’” (Mat. 14:16). Demikianlah Sang Guru menanggapi usulan para murid. Usul itu bukan sembarang usul. Bisa jadi mereka hendak meneladan Yesus. Mereka saksi bahwa Sang Guru semula hendak Read more