Ujilah Roh-roh Itu
Alkitab jelas mengatakan, Yesus Orang Nazaret seratus persen manusia. Ia Allah sejati sekaligus manusia sejati.
Read moreAlkitab jelas mengatakan, Yesus Orang Nazaret seratus persen manusia. Ia Allah sejati sekaligus manusia sejati.
Read moreBersikaplah sebagai anak-anak Allah. Keselamatan maupun berkat bukan hanya untuk kita. Orang lain juga membutuhkannya.
Read moreSebab bait Allah itu kudus dan bait Allah itu ialah kamu sekalian.
Read moreKuncinya adalah kasih. Dan ternyata, mengasihi adalah sebuah pilihan, bukan suatu perasaan.
Read morePercaya kepada Yesus Kristus dan mengasihi sesama sebagai buah dari kepercayaan itu. Kepercayaan bukanlah pesan kosong. Kepercayaan itu mesti tampak dalam keseharian kita.
Sebesar apa pun ketakutan dan persoalan yang kita hadapi, Tuhan selalu lebih besar daripada setiap ”Goliat” dalam hidup kita.
”Pernahkah engkau melihat orang yang mahir dalam pekerjaannya? Di hadapan raja-raja ia akan berdiri, bukan di hadapan orang-orang yang hina.” (Ams. 22:29). Dalam Alkitab Bahasa Indonesia Masa Kini: ”Pernahkah engkau melihat orang yang cakap melakukan pekerjaannya? Orang itu akan dipekerjakan Read more
Pandanglah Yesus! Sebab, Ia selalu ada untuk murid-murid-Nya. Dan saat kita memandang Yesus, kita pun akan dipulihkan.
Ketika hati kita mulai menyalahkan kita bahwa kita tidak mungkin berbuat benar, kita boleh menetapkan diri bahwa kita telah dibenarkan Allah.
Sekecil apa pun impian itu, layak diberi ruang untuk bertumbuh. Karena bisa jadi dari mimpi yang tampak sederhana itulah Tuhan sedang menyiapkan sebuah panggilan yang akan memberi dampak bagi banyak orang.
Ketika semua niat baik dipersembahkan kepada Allah hal-hal yang tak terbayangkan pun terjadi. Manusia dilayani, Tuhan dimuliakan.
Kita pun perlu belajar bahwa semua pemberian kita adalah milik Allah semata. Dan ketika kita memberi dalam konteks sembah kepada Allah mukjizat pun terjadi.