Bukan Perintah Baru
Perintahnya boleh dibilang baru, karena masa kegelapan telah sirna dan mereka semua sudah berada dalam terang karena Yesus Kristus.
Read morePerintahnya boleh dibilang baru, karena masa kegelapan telah sirna dan mereka semua sudah berada dalam terang karena Yesus Kristus.
Read moreTaat kepada Allah merupakan tanda bahwa seseorang mengenal Allah. Pengenalan akan Allah akan mendorong seseorang menaati-Nya.
Read moreYesus Orang Nazaret lebih suka mengampuni orang berdosa. Ia mengampuni karena pengampunan memberi kesempatan orang untuk berubah.
Read moreDi zaman ini kita sering merasa hidup orang lain lebih terang. Kita melihat pencapaian di layar kecil, lalu diam-diam merasa redup. Kita membandingkan langkah, hasil, bahkan berkat, seolah hidup adalah perlombaan.
”Pada hari berikutnya sampailah mereka di Kaisarea. Kornelius sedang menantikan mereka dan ia telah memanggil sanak saudaranya dan sahabat-sahabatnya berkumpul. Ketika Petrus masuk, datanglah Kornelius menyambutnya. Ia sujud di depan kaki Petrus dan menyembahnya” (Kis. 10:24-25) Kornelius sepertinya yakin, jika Read more
”Ah, kalau saja seluruh umat Tuhan menjadi nabi, karena Tuhan memberi Roh-Nya kepada mereka!” (Bil 11:29). Demikianlah respons Musa ketika Yosua memberitahu bahwa Eldad dan Medad juga kepenuhan Roh Tuhan meski mereka berdua—entah karena apa—tidak bersama ketujuh puluh pemimpin yang Read more
”Karena Yesus melihat bagaimana para undangan berusaha menduduki tempat-tempat kehormatan, Ia menyampaikan perumpamaan ini kepada mereka” (Luk. 14:7). Demikianlah konteks perumpamaan Yesus. Manusia memang makhluk pemilih. Ia diberi kemampuan oleh Sang Pencipta untuk memilih. Dan manusia cenderung memilih apa yang Read more
”Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan saudara-saudara Yesus.” (Kis 1:14). Lukas mencatat para murid semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama dengan beberapa perempuan. Mereka semua. Tentu tanpa Yudas. Menarik Read more
”Mereka sujud menyembah Dia, lalu pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita” (Luk. 24:52). Para murid masuk ke Yerusalem, kota tempat Sang Guru mati disalib, bukan dengan raut dukacita, tetapi penuh sukacita. Bukan dengan rasa khawatir atau takut, tetapi penuh dengan Read more
Ketulusan dan kepolosan hati seorang anak mampu mengubah hati orang dewasa.
”Berapa lama lagi, ya TUHAN, aku berteriak, tetapi tidak Kaudengar; aku berseru kepada-Mu, ’Kekerasan!’ tetapi tidak Kautolong? Mengapa Engkau memperlihatkan kepadaku kejahatan, dan memandangi saja kelaliman? Ya, aniaya dan kekerasan ada di depan mataku; perbantahan dan pertikaian menjadi-jadi. Itulah sebabnya Read more