Perhitungan
”Masuklah ke dalam sukacita tuanmu.” Jelas, sang tuan tidak mau bersukacita sendirian. Ia mau bersukacita bersama dengan hamba-hamba-Nya yang baik dan setia.
”Masuklah ke dalam sukacita tuanmu.” Jelas, sang tuan tidak mau bersukacita sendirian. Ia mau bersukacita bersama dengan hamba-hamba-Nya yang baik dan setia.
Di balkon kecil itu Raisa belajar bahwa Tuhan sering hadir lewat hal-hal sederhana, seperti hujan yang jatuh ke telapak tangan yang terbuka, mengajak manusia percaya dan bersyukur bersama.
Kisah ”Elia dan Janda di Sarfat” (1Raj. 17:1-23) memperlihatkan bahwa Allah adalah Pribadi yang memelihara umat-Nya. Sewaktu air di sungai Kerit mengering, Allah berfirman: ”Pergi sekarang ke Sarfat di wilayah Sidon, dan tinggallah di sana. Ketahuilah, Aku telah memerintahkan seorang Read more…
”Sejak itu Yesus mulai memberitakan, ’Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!’” (Mat. 4:17). Demikianlah catatan penulis Injil Matius. Pertanyaan sederhana: Kapan waktunya? Waktunya adalah ketika Yesus mendengar bahwa Yohanes telah ditangkap (Mat. 4:12). Konteks ini menjadi penting. Penyingkiran itu tampaknya Read more…
Sang Tuan telah memercayakan talenta itu kepadanya. Itu berarti ia adalah orang kepercayaan.
Tidak semua orang dapat mendengarkan dengan baik, bukan karena pendengarannya tidak normal namun karena tidak memiliki kesabaran, kerendahan hati, dan kerelaan memberi ruang bagi orang lain.
Yosua 8–12 memperlihatkan ungkapan yang sering diulang, bak refrein, ”sesuai dengan firman TUHAN” dan ”seperti yang diperintahkan TUHAN”. Kedua ungkapan itu sama maknanya: Israel, baik pemimpinnya maupun rakyatnya, melakukan segala sesuatu sesuai kehendak TUHAN. Tindakan ini logis. Israel adalah milik Read more…
”Engkau Adalah Simon, anak Yohanes, Engkau akan dinamakan Kefas (artinya: Petrus)” (Yoh. 1:42). Yesus tidak hanya memanggil namanya: Simon. Ia menambahkannya dengan “anak Yohanes” dan “Kefas, yang artinya Petrus”. Dan Sapaan itu, jika diperhatikan, berkait masa kini, lampau, dan depan. Read more…
Allah memercayai kita! Karena itu, menjaga kepercayaan Allah merupakan panggilan orang percaya.
Hidup bukan tentang menjadi hakim bagi dunia, tetapi menjadi pembelajar yang rendah hati.