Luka Spiritual & Pengembangan Spiritualitas

Rp50.000

Luka spiritual berhubungan dengan roh (spiritus, spirit, ruah, pneuma,) yang berada dalam kesatuan dengan tubuh (corpus, body, basar, sarx,) dan jiwa (anima, soul, nepes, psyche). Oleh karena itu, kita perlu mulai dengan memahami ketiganya, yakni tubuh, jiwa, dan roh, dari perspektif filosofis maupun teologis.

Category:

Description

Para petugas pastoral, tertahbis maupun tidak tertahbis, merasa kurang lebih canggung untuk memasuki pelayanan yang berhubungan dengan luka batin. Rasanya, pelayanan itu lebih sesuai dengan pekerjaan para psikolog atau psikiater. Sedangkan luka spiritual berhubungan dengan pembinaan iman dan pengembangan spiritualitas. Tulisan ini kelanjutkan dari buku Spiritualitas Trinitaris Kosmis Bahasa Pra-dogma dan Kontekstual yang belum lama diterbitkan (Banawiratma 1925).
Uraian singkat berikut ini akan menempuh langkah-langkah sebagai berikut:
Pertama, pengertian luka spiritual berhubungan dengan roh (spiritus, spirit, ruah, pneuma,) yang berada dalam kesatuan dengan tubuh (corpus, body, basar, sarx,) dan jiwa (anima, soul, nepes, psyche). Oleh karena itu, kita perlu mulai dengan memahami ketiganya, yakni tubuh, jiwa, dan roh, dari perspektif filosofis maupun teologis.
Kedua, menyadari bahwa luka spiritual berbeda dengan luka batin meski berhubungan satu sama lain.
Ketiga, perkembangan spiritualitas terwujud dalam berbagai relasi.

Judul: Luka Spiritual & Pengembangan Spiritualitas: Paradigma Original Blessing dengan Pendekatan Eksperensial Relasional
Penulis: J.B. Banawiratma
Hal: 60 hlm.
Ukuran: 12x18cm
Harga: 50.000

Additional information

Weight 0,3 kg
Penuis

J.B. Banawiratma