Sabda-Mu Abadi | 21 Mei 2026 | 1Yoh. 2:7-11
”Saudara-saudara yang terkasih, bukan perintah baru yang kutuliskan kepada kamu, melainkan perintah lama yang kamu miliki sejak semula. Perintah lama itu ialah firman yang telah kamu dengar. Namun, kutuliskan kepada kamu perintah baru juga, yang benar di dalam Dia dan di dalam kamu. Sebab, kegelapan sedang lenyap dan terang yang benar telah bercahaya. Siapa yang berkata bahwa ia ada di dalam terang, tetapi ia membenci saudaranya, ia ada di dalam kegelapan sampai sekarang. Siapa yang mengasihi saudaranya, ia tetap tinggal di dalam terang, dan di dalam dia tidak ada penyesatan. Namun, siapa yang membenci saudaranya, ia ada di dalam kegelapan dan hidup di dalam kegelapan. Ia tidak tahu ke mana ia pergi, karena kegelapan itu telah membutakan matanya.”
Memang bukan perintah baru. Sejak semula, Allah menghendaki umat milik-Nya untuk mengasihi-Nya dengan segenap hidup dan mengasihi sesamanya sebagaimana mereka mengasihi diri mereka sendiri.
Meskipun bukan perintah baru, penulis menyatakan dengan jelas bahwa perintahnya boleh dibilang baru juga karena masa kegelapan telah sirna dan mereka semua sudah berada dalam terang karena Yesus Kristus.
Ini adalah zaman terang. Dan hidup dalam terang memanggil para murid Kristus untuk tidak membenci saudara seimannya. Mereka harus mengasihi saudara seimannya tanpa syarat. Kelemahan saudara-saudara seiman tidak boleh menjadi alasan untuk membencinya, tetapi malah harus menjadi dasar untuk mengasihinya. Sebagaimana Kristus juga mengasihi kita ketika kita masih berdosa.
Yoel M. Indrasmoro | Tangan Terbuka Media: Bangun Jiwa via Media Anda
Silakan klik tautan berikut ini untuk mendengarkan siniar Sabda-Mu Abadi:
n.b.: Dukung pelayanan digital kami via BCA-3423568450-Tangan Terbuka Media!