Pemberontakan Sempurna
Mereka tak hanya membunuh utusan, bahkan juga anak dari sang pemilik. Sungguh pemberontakan sempurna!
Mereka tak hanya membunuh utusan, bahkan juga anak dari sang pemilik. Sungguh pemberontakan sempurna!
Yesus menyatakan dengan terus terang bahwa merekalah yang dimaksudkan dengan anak yang taat, tetapi ternyata tak melakukan kehendak ayahnya.
Tidak memercayai kebenaran yang dinyatakan Yohanes Pembaptis berarti pula tidak mengakui Allah yang telah mengutusnya.
Kita—para murid Kristus—bisa melakukan apa yang Kristus lakukan. Syaratnya sederhana: percaya!
Sistem perdagangan telah menutup akses orang untuk berjumpa dengan Allah. Orang jadi terhambat untuk bersekutu dengan Allah.
Hidup-Nya memang untuk menggenapi kehendak Bapa-Nya. Kehendak Bapa wajib dijunjung tinggi.
‘Apa yang kamu kehendaki Kuperbuat bagimu?’ Jawab mereka, ’Tuhan, supaya mata kami dapat melihat.’
Yesus Orang Nazaret sedang mengembangkan komunitas pelayan; bukan komunitas penguasa.
Kita perlu suara Yesus Kristus, dan bukan suara kita yang menguasai hati dan pikiran kita. Dan semuanya dimulai dengan diam.