Pengkhianatan Yudas
Aneh rasanya jika seorang masih merasa diri murid tega mengkhianati gurunya.
Aneh rasanya jika seorang masih merasa diri murid tega mengkhianati gurunya.
Dalam Perjanjian Baru dalam Bahasa Indonesia Sederhana tertera: ”Duduklah di sini. Aku mau ke sana untuk berdoa.”
Sang Guru hendak menyatakan bahwa peristiwa penyangkalan itu terjadi masih di malam yang sama. Ya, tinggal sesaat lagi.
”Inilah makanan dan minuman yang sungguh-sungguh berbeda.” Tubuh-Nya dan darah-Nya sungguh menyelamatkan dan bersifat kekal.
Pekerjaan sejatinya adalah pekerjaan Allah yang dititipkan kepada kita untuk dilakoni dengan semestinya.
Lalu menangislah Yesus (Yoh. 11:35). Hanya tiga kata. Dalam Kitab Suci tertera: Gusti Yesus muwun. Juga tiga kata. Alkitab NIV cukup dengan dua kata: Jesus wept. Yesus menangis ketika menyaksikan Maria begitu sedih karena kematian Lazarus. Ia tidak melarang Maria menangis. Tidak. Ia membiarkan Maria menangis, bahkan turut menangis bersama Read more
Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu berkata, “Bukan aku, ya Rabi?” Kata Yesus kepadanya, “Engkau telah mengatakannya.”
Tahun Yobel Berkenaan Tahun Yobel, ada perintah Allah, melalui Musa, yang menarik disimak, yaitu: ”Apabila kamu menjual sesuatu kepada sesamamu atau membeli darinya, janganlah kamu merugikan satu sama lain” (Im. 25:14). Ini jelas beda dengan sistem ekonomi duniawi yang berupaya meraih untung sebanyak-banyaknya. Ekonomi Allah—ekonomi berkait erat dengan oikumene (rumah Read more
Mari kita melihat! Dengan mata tentunya. Tak hanya mata fisik, juga mata hati. Mata fisik tentu baik untuk melihat. Melihat apa yang tampak. Namun, ada bahayanya. Mata fisik membuat kita bisa salah bersikap, bahkan bertindak, sebagaimana Samuel dan para murid Yesus. Samuel Allah meminta Samuel untuk berhenti berduka karena Allah Read more
Yesus sudah menyiapkan smakan Paskah, bahkan Ia telah menyiapkan saat kematian-Nya.