Setan-setan pun Tunduk

Published by Admin on

Sabda-Mu Abadi | 1 Agustus 2025 | Mat. 8:28-32

”Ketika Yesus tiba di seberang, yaitu di daerah orang Gadara, datanglah dari pekuburan dua orang yang kerasukan setan menemui-Nya. Mereka sangat berbahaya, sehingga tidak seorang pun dapat melalui jalan itu. Mereka pun berteriak, ’Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Apakah Engkau kemari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?’ Tidak jauh dari mereka itu banyak sekali babi sedang mencari makan. Lalu setan-setan itu memohon kepada-Nya, ’Jika Engkau mengusir kami, suruhlah kami pindah ke dalam kawanan babi itu.’ Yesus berkata kepada mereka, ’Pergilah!’ Lalu keluarlah mereka dan masuk ke dalam babi-babi itu. Seluruh kawanan babi itu pun terjun dari tebing yang curam ke dalam danau dan mati di dalam air.”

Sepertinya penulis Injil Matius hendak memperlihatkan betapa berkuasanya Yesus Orang Nazaret. Setelah peristiwa penyembuhan hamba seorang perwira di Kapernaum, yang dilanjutkan dengan penyembuhan ibu mertua Petrus dari demamnya dan banyak orang sakit lainnya, serta peredaan angin ribut, penulis menunjukkan bahwa para setan pun tunduk kepada Sang Guru.

Awalnya setan-setan itu begitu ketakutan. Mereka pikir Yesus akan menghukum mereka sebelum waktunya. Dalam Alkitab Bahasa Indonesia Masa Kini tertera: ”Anak Allah, akan Kauapakan kami? Apakah Engkau sudah mau menyiksa kami walaupun belum waktunya?”

Jelas di sini, setan-setan itu tahu bahwa penghukuman atas mereka pasti terjadi. Itu tinggal tunggu waktu saja. Mereka sepertinya protes kalau Yesus memajukan waktunya. Dan karena menyadari bahwa harus keluar dari diri dua orang yang tinggal di pekuburan itu, mereka minta izin agar boleh pindah ke sekawanan babi. Dan Yesus, Anak Allah, mengizinkannya.

Yoel M. Indrasmoro | Tangan Terbuka Media: Bangun Jiwa via Media Anda

Berikut tautan untuk mendengarkan siniar Sabda-Mu Abadi:

Foto: transformasi

n.b.: Dukung pelayanan digital kami via BCA-3423568450-Tangan Terbuka Media!