šŸ‘ļø

Belum lama ini anak kami berharap untuk masuk PTN melalui jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi). Namun sayang, saat pengumuman tiba dia dinyatakan tidak lolos. Tangis pun pecah seketika. Harapan yang didambakan seperti melayang sia-sia. Beberapa saat dia merasakan kesedihan yang luar biasa. Dia ingin segera berhasil, ingin cepat keluar dari situasi yang tidak nyaman itu.

Pernahkah kita merasakan hal yang sama? Sering kali dalam hidup kita merasa tertinggal dari yang lain. Kita melihat teman-teman sudah mencapai impian dengan begitu cepat, sementara kita masih berjuang, berdoa tiada henti dan terus menantikan jawaban. Bukankah kita sering merasa tidak sabar? Kisah ini mengingatkan saya pada tanaman anggrek yang berada di halaman rumah.

Bunga anggrek memiliki warna yang begitu indah, bentuknya unik, beberapa jenis beraroma lembut dan banyak di antara mereka mekar hingga berbulan-bulan lamanya. Namun, tidak seperti tanaman lain yang sering berbunga. Tanaman anggrek di halaman rumah saya dalam setahun hanya berbunga beberapa kali saja. Ā Setiap tanaman memiliki waktunya sendiri dalam berbunga. Meski tak terlihat, hari demi hari mereka terus tumbuh menguatkan akarnya, menyerap nutrisi, menumbuhkan batang dan daun, hingga suatu hari mereka membentuk calon bunga. Satu per satu kelopak bunga terbuka, dan perlahan bunga anggrek mekar sempurna, sebuah keindahan yang mengagumkan.

Lalu anak kami berjuang melalui jalur SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) dan ketika pengumuman tiba, anak kami dinyatakan lolos. Kami bersyukur dan terharu atas anugerah dan pertolongan Tuhan. Menunggu jawaban dari Tuhan tidak bisa hanya berpangku tangan, perlu perjuangan dan kesabaran dalam melakukan bagian kita. Dari waktu ke waktu Tuhan membentuk karakter kita, mengajar kita untuk bertekun, berakar dalam firman-Nya dan percaya. Teruslah berharap kepada Tuhan dan pada waktunya kita akan melihat keindahan yang Dia rancangkan sejak semula.

Yudi Hendro Astuti | Sobat Media ā€“ Tangan Terbuka Media: Bangun Jiwa via Media Anda

Foto: yha

Categories: Tala