Kekerasan Hati
”Karena kekerasan hatimulah Musa menuliskan perintah ini untuk kamu.” Di mata Yesus akar perceraian adalah kekerasan hati.
”Karena kekerasan hatimulah Musa menuliskan perintah ini untuk kamu.” Di mata Yesus akar perceraian adalah kekerasan hati.
Kita dipanggil untuk hidup seperti garam. Dan lebih spesifik Yesus menekankan bahwa kita dipanggil untuk hidup rukun satu sama lain.
Kita dipanggil untuk melihat dengan mata Allah. Melihat sebagaimana Allah melihat.
Kaki kita selain bisa mendukung perbuatan baik kita, juga bisa membuat kita berdosa. Karena itu, kita perlu berhati-hati dalam menggunakannya.
Tangan kita bisa membuat kita berdosa. Karena itu, kita perlu berhati-hati dalam menggunakannya.
Hati-hati dalam mengajar. Jangan gegabah sehingga orang yang terbatas pengetahuan imannya, malah tak lagi percaya kepada Allah.
Setiap Kristen—sebagai anggota keluarga Allah—dipanggil untuk memenuhi kebutuhan primer setiap utusan Kristus.
Pengusiran setan memang bukan karena kekuatan manusia, tetapi karena Allah. Mukjizat sesungguhnya dari Allah semata.
Perhatian tak ada manfaatnya jika tidak berbuah dalam tindakan. Kasih harus diekspresikan. Dan Yesus melakukan tindakan nyata.