Memelihara Keselamatan
Memelihara keselamatan merupakan panggilan setiap Kristen. Tidak menjaganya berarti pula menyepelekan kabar keselamatan.
Memelihara keselamatan merupakan panggilan setiap Kristen. Tidak menjaganya berarti pula menyepelekan kabar keselamatan.
”Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu” (Yoh. 8:31-32). Demikianlah makna kemerdekaan menurut Yesus Orang Nazaret. Dalam BIMK tertera: ”Kalau kalian hidup menurut ajaran-Ku kalian sungguh-sungguh pengikut-Ku, maka kalian akan mengenal Allah yang benar, dan oleh karena Read more
”Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak mempunyai gembala”(Mat. 9:36). Yesus melihat. Guru dari Nazaret itu tidak menutup mata. Mata-Nya senantiasa terbuka. Keterbukaan mata itulah yang membuat-Nya mampu memahami keadaan orang banyak itu. Persoalannya, banyak orang, Read more
Bukan karena kekuatan akal budi manusia mereka percaya, tetapi karena pengurapan Roh Kudus saja.
”Yesus berkata kepada mereka, ’Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan’” (Mat. 14:16). Demikianlah Sang Guru menanggapi usulan para murid. Usul itu bukan sembarang usul. Bisa jadi mereka hendak meneladan Yesus. Mereka saksi bahwa Sang Guru semula hendak menata hati, tetirah sejenak, setelah mendengar kabar kematian Yohanes Pembaptis. Read more
Apa yang hendak dikatakan penulis Injil Matius di sini? Sepertinya penulis hendak menyatakan bahwa Yesus Orang Nazaret adalah Pribadi yang peduli dan menyapa manusia dalam situasinya masing-masing. Pertama, perhatikan catatan penulis: ”Setelah Yesus pergi dari situ, Ia melihat seorang yang bernama Matius duduk di tempat pemungutan cukai, lalu Ia berkata Read more
Mengasihi dunia akan membuat kita lenyap bersamanya. Karena itu, kita semua dipanggil untuk menuruti kehendak Allah.
Ayub percaya bahwa Allah tidak akan diam saja dan akan membela dirinya. Dan kita tahu akhir ceritanya: Ayub tidak bunuh diri dan tetap hidup sebagai milik Allah.
Apakah yang hendak kita renungkan pada Minggu Trinitas ini? Kita harus mengaku bahwa istilah Allah Trinitas atau Allah Tritunggal adalah misteri.
Pengampunan dosa berkait erat pengenalan akan Allah dan mengalahkan kejahatan.