Berani Percaya
Melakukan kebenaran seperti Kristus itu merupakan tanda bahwa mereka telah berpikir, bersikap, dan bertindak sebagai anak-anak Allah.
Melakukan kebenaran seperti Kristus itu merupakan tanda bahwa mereka telah berpikir, bersikap, dan bertindak sebagai anak-anak Allah.
Mari kita bicara soal providensia Dei: Pemeliharaan atau penyelenggaraan Ilahi! Berkait providensia Dei, orang Jawa biasanya menganjurkan sikap hidup pasrah. Tak sepenuhnya salah. Namun, menjadi sangat salah ketika sikap pasrah hanya dimengerti sebagai sikap pasif, menunggu, tanpa berbuat apa-apa. Padahal, menurut Rm. Franzs Magnis Suseno dalam bukunya Etika Jawa, istilah Read more
Yeremia namanya. Artinya: Kemuliaan Allah. Mungkin nama diri itulah yang membuat dia setia menjalani panggilan selaku nabi. Seorang nabi niscaya memuliakan Allah. Aneh rasanya, ada nabi yang memuliakan diri sendiri. Keinginan memuliakan Allah bukanlah tanpa konsekuensi. Di kalangan nabi sezamannya, Yeremia mungkin termasuk nabi yang paling susah karena harus menyatakan Read more
Mengalami kasih Allah akan membuat kita bertahan dalam iman. Para martir bisa menjadi teladan dalam hal ini.
”Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku” (Mzm. 86:4). Demikianlah doa Daud. Permohonannya menjadi penting dan bermakna karena bersukacita bukan perkara gampang. Hati manusia begitu rentan dan, bak cuaca, mudah berubah. Ketika sedang makan bersama kawan di resto mahal pun, hati kita bisa berubah ketika makanan yang Read more
Lebih Berharga ”Bukankah dua ekor burung pipit dijual seharga satu keping uang terkecil? Namun, seekor pun tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu. Bahkan rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Karena itu, janganlah takut! Kamu lebih berharga daripada banyak burung pipit” (Mat. 10:29-31). Konteks nasihat Sang Guru adalah perutusan Read more
Memelihara keselamatan merupakan panggilan setiap Kristen. Tidak menjaganya berarti pula menyepelekan kabar keselamatan.
”Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu” (Yoh. 8:31-32). Demikianlah makna kemerdekaan menurut Yesus Orang Nazaret. Dalam BIMK tertera: ”Kalau kalian hidup menurut ajaran-Ku kalian sungguh-sungguh pengikut-Ku, maka kalian akan mengenal Allah yang benar, dan oleh karena Read more
”Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak mempunyai gembala”(Mat. 9:36). Yesus melihat. Guru dari Nazaret itu tidak menutup mata. Mata-Nya senantiasa terbuka. Keterbukaan mata itulah yang membuat-Nya mampu memahami keadaan orang banyak itu. Persoalannya, banyak orang, Read more
Bukan karena kekuatan akal budi manusia mereka percaya, tetapi karena pengurapan Roh Kudus saja.