Hidup di dalam Kasih
Kasih yang diterima menjadi alasan kuat bahwa hidup dalam sesuai ajaran Tuhan merupakan hal logis.
Kasih yang diterima menjadi alasan kuat bahwa hidup dalam sesuai ajaran Tuhan merupakan hal logis.
”Siapa yang menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi…” (Mat. 10:41). ”Menyambut” merupakan kata kerja. Ada gerakan dalam menyambut. Tak ada orang yang berpangku tangan saat menyambut orang lain. Tangan terbuka seolah ingin merangkul yang disambut. Tak hanya tangan terbuka, wajah pun berseri. Enggak lucu bukan, tangan Read more
Di puncak Nebo Musa berdiri. Berdiri di atas dua masa: masa lampau dan masa datang. Berdiri di atas sejarah dan masa depan. Berdiri di atas kerelaan dan harapan. Rela untuk menerima semua yang terjadi dan harap membayangkan apa yang akan terjadi. Di puncak Nebo Musa berdiri. Tersadar bahwa manusia terbatas Read more
Salamnya sang penatua merasa perlu menambahkan frasa ”dalam kebenaran dan kasih”. Ya, semua ucapan selamat dari Allah Tritunggal hanya mungkin terjadi dalam kebenaran dan kasih.
Augustinus heran menyaksikan Monika, ibunya, setiap hari berdoa baginya. Ibunya mendoakan keselamatan dirinya. Sang Ibu berharap anaknya menjadi Kristen. Augustinus lahir dalam keluarga beda agama. Ibunya seorang Kristen, sedangkan Patricius, ayahnya, menjadi katekumen di akhir hidupnya. Sebagai orang yang dididik dalam budaya Yunani, tak mudah bagi dia memahami iman Kristen Read more
”Jika bukan Engkau sendiri yang berjalan beserta kami, jangan bawa kami pergi dari sini. Lalu bagaimana orang akan tahu bahwa aku telah mendapat kemurahan hati-Mu, aku dan umat-Mu ini? Bukankah karena Engkau berjalan beserta kami, sehingga kami, aku dengan umat-Mu ini, dikhususkan bedakan dari segala bangsa yang ada di muka Read more
“Jauhkanlah dirimu dari berhala-berhala!” Itu berarti kita mesti menjauhkan diri dari kecenderungan menjadikan sesuatu berhala.
”Serigala dan anak domba akan makan rumput bersama-sama, singa akan makan jerami seperti lembu dan ular akan hidup dari debu. Tidak ada yang berbuat jahat atau berlaku busuk di seluruh gunung-Ku yang kudus” (Yes. 65:25). Demikianlah nubuat Yesaya berkenaan umat Allah. Inilah visi. Bukan visi manusia, tetapi visi Allah atas Read more
”Mari, buatlah untuk kami Allah, yang akan berjalan di depan kami. Sebab Musa, orang yang telah memimpin kita keluar dari tanah Mesir, kami tidak tahu apa yang terjadi padanya” (Kel. 32:1) Itulah permohonan banyak orang kepada Harun. Mereka butuh pegangan. Selama ini Musalah yang menjadi pemimpin mereka. Musa pulalah yang Read more
Kita sering tidak percaya bahwa Tuhan Yesus melindungi kita dari keinginan berbuat dosa. Kita merasa Dia membiarkan kita jatuh dalam dosa.
Hamba Allah tak hanya status. Hamba Allah merupakan panggilan untuk menghasilkan buah yang sesuai dengan pertobatan. Itulah titik tekan khotbah Yohanes Pembaptis—”Jadi, hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan!” (Mat. 3:8). Dalam BIMK tertera: ”Tunjukkanlah dengan perbuatanmu bahwa kamu sudah bertobat dari dosa-dosamu.” Yohanes Pembaptis tak asal ngomong. Dia sendiri telah Read more
Semua serbalogis. Tindakan pemilik yang mencanangkan penghancuran kebun anggurnya sungguh rasional meski kita mungkin menganggapnya kejam (Yes. 5:5-6). Sebab, tidak ada lagi yang dapat diharapkan dari kebun tersebut. Jika kebun itu tidak menghasilkan buah setelah waktu cukup lama, mungkin masih dapat dilakukan beberapa tindakan agar menghasilkan buah. Akan tetapi, kebun Read more