Kepercayaan
Allah memercayai kita! Karena itu, menjaga kepercayaan Allah merupakan panggilan orang percaya.
Allah memercayai kita! Karena itu, menjaga kepercayaan Allah merupakan panggilan orang percaya.
Kisah pembagian tanah Kanaan (Yos. 13–15) menampilkan sosok Kaleb bin Yefune, seorang veteran bangsa Israel. Bersama Yosua bin Nun, Kaleb gigih memperjuangkan visi yang telah Allah tanamkan dalam diri bangsa Israel—memasuki Tanah Perjanjian. Ketika semua pengintai—yang diutus Musa memata-matai bangsa Kanaan—bersepakat tidak mau merebut Kanaan karena takut, Kaleb dan Yosua Read more…
”Inilah Anak-Ku yang terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan” (Mat. 3:17). Berkenan berarti merasa senang. Dalam Alkitab Bahasa Indonesia Masa Kini tertera: ”Inilah Anak-Ku yang Kukasihi. Ia menyenangkan hati-Ku.” Ini semacam deklarasi. Allah Bapa menyatakan kepada dunia bahwa Yesus Orang Nazaret adalah Anak yang dikasihi-Nya. Dalam kata ”terkasih” terkandung makna ”paling”. Pertanyaannya: Read more…
Kisah gadis-gadis yang bijaksana dan gadis-gadis bodoh ini memperlihatkan kepada kita pentingnya merespons perubahan.
”Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu?” (Mat. 2:2). Orang-orang majus itu bertanya-tanya. Mereka bertanya, tetapi tidak mendapat jawaban. Karena itu, mereka bertanya-tanya. Bertanya-tanya berarti lebih dari sekali bertanya. Mungkin mereka sudah berulang kali bertanya. Apa mau dikata pertanyaan itu tak berbalas. Kalaupun berbalas, sepertinya hanya berupa Read more…
”Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi” (Kej. 1:1). Demikianlah penulis Kitab Kejadian membuka tulisannya. Kalimat pembuka merupakan hal penting bagi penulis. Tentu harus harus menarik. Namun, yang lebih penting, kalimat pembuka merupakan dasar tulisan. Tak heran, para penulis bergumul keras dengan kalimat pembuka tulisannya. ”Pada mulanya Allah menciptakan langit Read more…
Siapakah Allah dalam benak Anda? Pribadi macam bagaimanakah yang ada dalam pikiran Anda? Sebagian orang memandang Allah sebagai Pribadi Yang Maha Kasih sehingga tidak perlu menjaga kekudusan hidupnya. Pokoknya: Allah itu mahakasih, asal kita minta ampun kepada-Nya pasti Dia akan memberikannya. Salah-salah dikit, nggak apa-apalah! Allah tahu kok bahwa kita Read more…
Di awal 2026 marilah kita bicara soal waktu. Menarik disimak Yesus Orang Nazaret memulai ajarannya dengan kata apabila. Sadar tidak sadar, kata apabila biasanya menunjuk pada sesuatu yang belum terjadi. Dengan kata lain, kata apabila berorientasi masa depan. Dan ketika kita berbicara soal masa depan, berarti kita sedang bergumul dengan Read more…
”Jika ingin menilai karakter seseorang, berilah dia kekuasaan!” Demikianlah adagium yang sering dikutip berkait kekuasaan. Mengapa? Karena, menurut Lord Acton, ”kekuasaan cenderung menyimpang dan kekuasaan mutlak pasti menyimpang.” Betapa mengerikan kekuasaan itu! Sejatinya itu jugalah yang diberikan Allah kepada manusia: Saudara dan saya diberi Allah kuasa setidaknya atas diri kita Read more…
Bahagia karena ia dapat membuktikan bahwa ia tetap bertindak sebagai hamba meski sang tuan sedang tidak ada di tempat.