Saling Mengasihi
Kehendak utama Allah adalah membagikan kasih yang telah kita rasakan. Iniah panggilan anak-anak Allah: Hidup seperti Allah
Kehendak utama Allah adalah membagikan kasih yang telah kita rasakan. Iniah panggilan anak-anak Allah: Hidup seperti Allah
Menyaksikan kembali nasihat-nasihat Paulus kepada warga jemaat di Efesus (Ef. 4:17-32) memperlihatkan kepada kita pentingnya hidup dalam kebenaran Allah. Hidup dalam kebenaran Allah bukanlah pilihan, tetapi konsekuensi. Sebab, di dalam Kristus kita telah diangkat menjadi anak-anak Allah. Artinya kita dipanggil untuk menampakkan diri sebagai anak-anak Allah. Untuk itu Paulus tampaknya Read more
”Sejak itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga” (Mat. 16:21). Demikianlah catatan penulis Injil Matius. Ada keterangan waktu yang tampaknya sengaja ditempatkan: ”Sejak itu.” Mudah diduga Read more
Mengenal Allah berarti mendengarkan utusan-Nya. Itulah yang hendak ditekankan penulis surat kepada para pembacanya.
”Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan?” (Mat. 5:13). Demikianlah pertanyaan retorik Yesus Orang Nazaret. Ya, enggak bisa diapa-apakan lagi, selain, tambah Sang Guru, ”dibuang dan diinjak orang.” Dengan kata lain, Yesus hendak menegaskan betapa pentingnya bagi para murid untuk tetap mempertahankan kadar asin mereka. Caranya? Pertama, jangan Read more
”Di atas batu karang ini Aku akan mendirikan gereja-Ku.” (Mat. 16:18). Demikianlah kalimat yang keluar dari mulut Sang Guru saat menanggapi pengakuan para murid, yang diwakili Simon Petrus. Kalimat tadi menyiratkan bahwa Yesus, Allah yang menjadi manusia itu, adalah Pribadi yang berjanji. Ada kata akan dipakai di sana. Artinya, belum Read more
Alkitab jelas mengatakan, Yesus Orang Nazaret seratus persen manusia. Ia Allah sejati sekaligus manusia sejati.
Sebab bait Allah itu kudus dan bait Allah itu ialah kamu sekalian.
Bersikaplah sebagai anak-anak Allah. Keselamatan maupun berkat bukan hanya untuk kita. Orang lain juga membutuhkannya.
Percaya kepada Yesus Kristus dan mengasihi sesama sebagai buah dari kepercayaan itu. Kepercayaan bukanlah pesan kosong. Kepercayaan itu mesti tampak dalam keseharian kita.
”Pernahkah engkau melihat orang yang mahir dalam pekerjaannya? Di hadapan raja-raja ia akan berdiri, bukan di hadapan orang-orang yang hina.” (Ams. 22:29). Dalam Alkitab Bahasa Indonesia Masa Kini: ”Pernahkah engkau melihat orang yang cakap melakukan pekerjaannya? Orang itu akan dipekerjakan di istana raja-raja, bukan di rumah orang biasa.” Jelaslah, ada Read more
Pandanglah Yesus! Sebab, Ia selalu ada untuk murid-murid-Nya. Dan saat kita memandang Yesus, kita pun akan dipulihkan.