Beda Konsep
Dalam konsep para imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi, mereka yang menangkap Yesus. Sedangkan dalam konsep Sang Guru, Ia menyerahkan diri-Nya untuk ditangkap.
Dalam konsep para imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi, mereka yang menangkap Yesus. Sedangkan dalam konsep Sang Guru, Ia menyerahkan diri-Nya untuk ditangkap.
”Koyakkanlah hatimu dan jangan pakaianmu!” (Yl. 2:13). Demikianlah seruan Nabi Yoel kepada umat Israel yang selalu menyapa kita pada ibadah Rabu Abu. Nabi Yoel mengingatkan kita agar tidak hanya bertumpu pada yang tampak. Yang terlihat. Namun, yang penting adalah, apakah yang tampak itu memang merupakan cerminan dari apa yang tidak Read more…
”Memang hitam aku, tetapi cantik, hai Putri-putri Yerusalem, seperti kemah-kemah Kedar, seperti tirai-tirai Salomo” (Kid. 1:5). Ini pengakuan diri. Yang bersumber pada kenyataan diri. Perempuan itu tidak menyembunyikan fakta. Ia tidak malu menyatakan kulitnya hitam. Tidak putih. Dan ia tidak berusaha memutihkannya. Ia menyadari keberadaan diri. Mampu menerima diri apa Read more…
”Tuhan, sungguh baik kita berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa, dan satu untuk Elia” (Mat. 17:4). Kita tidak tahu seberapa besar kebahagiaannya. Namun, jika Simon adalah orang yang suka mempelajari sejarah bangsanya, tentulah peristiwa di gunung itu Read more…
Waktu adalah kesempatan untuk berkarya! Apakah kita melakukan kehendak Allah saat datang “ketika” dalam hidup kita?
”Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya; hari meneruskan berita itu kepada hari, dan malam menyampaikan pengetahuan itu kepada malam. Tidak ada berita dan tidak ada kata, suara mereka tidak terdengar; tetapi pesan mereka terpencar ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi” (Mzm. 19:2-5). Dengan Read more…
”Sesungguhnya, pada hari puasamu engkau masih sibuk dengan urusanmu, dan kamu menindas semua buruhmu. Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta meninju dengan sewenang-wenang” (Yes. 58:3-4). Israel Demikianlah Israel pada masa Yesaya. Kemasannya bagus dan tampak kudus; isinya buruk dan cemar. Yesaya menyatakan bahwa umat Israel kontradiksi dalam dirinya Read more…
Hamba yang menerima satu talenta itu menyia-nyiakan kepercayaan tuannya. Tuannya memercayakan hartanya, tetapi dia sendiri merasa itu tetap harta tuannya.
Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan lema ”kebebasan finansial” sebagai ”kondisi keuangan seseorang yang ditandai dengan pendapatan yang telah mencukupi kebutuhan hidupnya dan bebas utang tanpa perlu bekerja aktif”. Jika kita klik Google, ada begitu banyak penjelasan tentang kebebasan finansial. Salah satunya: ”Kebebasan finansial adalah kemampuan untuk hidup sesuai dengan keinginan Read more…
”Umat-Ku, apakah yang telah Kulakukan kepadamu? Dengan apakah engkau telah Kulelahkan? Jawablah Aku!” (Mi. 6:3). Demikianlan gugatan Allah kepada umat Israel. Ya, dengan apakah engkau telah Kulelahkan? Tampaknya, pada waktu itu Israel telah salah konsep berkait persembahan. Bisa jadi mereka merasa terbebani dengan semua aturan yang ada. Padahal aturan itu Read more…