Pengabulan Doa
Kita berani menghadap Allah, karena kita yakin Ia mengabulkan doa kita, kalau kita minta apa saja yang sesuai dengan kehendak-Nya.
Kita berani menghadap Allah, karena kita yakin Ia mengabulkan doa kita, kalau kita minta apa saja yang sesuai dengan kehendak-Nya.
”Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah kepalamu, sebab pembebasanmu sudah dekat.” (Luk. 21:28). Demikianlah nasihat Yesus kepada para murid-Nya. Mereka tidak perlu cemas dalam menyambut kedatangan-Nya meski akhir zaman sering digambarkan sebagai kehancuran semesta. Sesungguhnya, akhir zaman tidak melulu bicara soal kehancuran semesta, tetapi juga soal penyelamatan. Akhir Read more
”Tidakkah aku boleh mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?” (Mat. 20:15). Demikian tanggapan pemilik kebun terhadap protes para pekerjanya. Ia merasa bebas mempergunakan miliknya. Bukankah uang itu miliknya sendiri, lalu mengapa ada yang protes? Kisah Si Pemilik Kebun Anggur Perumpamaan Yesus ini memang Read more
Sakramen adalah alat pemeliharaan iman. Sakramen, baik baptis maupun perjamuan, menolong kita untuk tetap percaya bahwa melalui kematian dan kebangkitan Yesus kita diselamatkan.
Barak gentar. Debora meminta dirinya memimpin sepuluh ribu bani Naftali dan Zebulon melawan Sisera. Sepuluh ribu bukan jumlah sedikit. Namun, dibanding pasukan kaveleri Sisera dengan 900 kereta besi, belum lagi pasukan infantrinya, sepuluh ribu seakan tak berarti. Apalagi, Barak tak memiliki satu pun kereta besi. Rasa gentar membuat Barak berkata Read more
Mengampuni bukan perkara mudah. Terutama jika kita sudah berulang kali dikecewakan. Sekali dua kali mungkin tak jadi soal. Untuk kali ketiga, mungkin kita bergumul keras. Sejatinya kita tidak sendirian. Petrus juga memiliki persoalan yang sama. Karena itu, ia bertanya, ”Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat Read more
Allah Bapa—yang dikenal oleh anak-anak Allah dalam Kristus—mengarahkan manusia untuk berpusat kepada-Nya.
”Bila nampak olehku berjuta bintang di angkasa, ’ku tak faham yang dilukiskannya. Namun Tuhan Allahku yang menabur bintang itu, berencana di tiap karyanya.” Syair Stuart Hamblen, diterjemahkan oleh K. P. Nugroho, inilah yang terlintas dalam benak ketika membaca kembali kisah perjumpaan Allah dengan Abraham (Kej. 15:1-6). Dalam perjumpaan itu, Abram Read more
”Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan engkau, engkau telah mendapatnya kembali” (Mat. 18:15). Mengapa? Tentu bukan hanya karena soal hubungan yang akan menjadi renggang. Atau minimal saling tak enak satu sama lain. Juga bukan karena kita merasa lebih suci dari orang itu. Lebih Read more
Kehendak utama Allah adalah membagikan kasih yang telah kita rasakan. Iniah panggilan anak-anak Allah: Hidup seperti Allah
Menyaksikan kembali nasihat-nasihat Paulus kepada warga jemaat di Efesus (Ef. 4:17-32) memperlihatkan kepada kita pentingnya hidup dalam kebenaran Allah. Hidup dalam kebenaran Allah bukanlah pilihan, tetapi konsekuensi. Sebab, di dalam Kristus kita telah diangkat menjadi anak-anak Allah. Artinya kita dipanggil untuk menampakkan diri sebagai anak-anak Allah. Untuk itu Paulus tampaknya Read more
”Sejak itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga” (Mat. 16:21). Demikianlah catatan penulis Injil Matius. Ada keterangan waktu yang tampaknya sengaja ditempatkan: ”Sejak itu.” Mudah diduga Read more