Pemberontakan Sempurna
Mereka tak hanya membunuh utusan, bahkan juga anak dari sang pemilik. Sungguh pemberontakan sempurna!
Mereka tak hanya membunuh utusan, bahkan juga anak dari sang pemilik. Sungguh pemberontakan sempurna!
Berkali-kali kita ditolong oleh Tuhan, berkali-kali pula kita melupakan pertolongan-Nya, bahkan lupa untuk bersyukur kepada-Nya
Yesus menyatakan dengan terus terang bahwa merekalah yang dimaksudkan dengan anak yang taat, tetapi ternyata tak melakukan kehendak ayahnya.
Tidak memercayai kebenaran yang dinyatakan Yohanes Pembaptis berarti pula tidak mengakui Allah yang telah mengutusnya.
Kita—para murid Kristus—bisa melakukan apa yang Kristus lakukan. Syaratnya sederhana: percaya!
”Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu kapan harinya Tuhanmu datang” (Mat. 24:42). Demikianlah nasihat Tuhan Yesus kepada para murid-Nya. Itu jugalah tema kita minggu adven pertama ini: Menanti dengan Berjaga dan Terjaga. Ini menjadi penting karena Tuhan Yesus menggambarkan Read more…
Sistem perdagangan telah menutup akses orang untuk berjumpa dengan Allah. Orang jadi terhambat untuk bersekutu dengan Allah.
Hidup-Nya memang untuk menggenapi kehendak Bapa-Nya. Kehendak Bapa wajib dijunjung tinggi.