Tidak Bersetubuh
Tanggung jawab apa yang diberikan Allah kepada diri kita? Beranikah kita mengambil risiko demi menanggungjawabinya? Jalannya tak mudah!
Tanggung jawab apa yang diberikan Allah kepada diri kita? Beranikah kita mengambil risiko demi menanggungjawabinya? Jalannya tak mudah!
Berkait dengan bahasa dan komunikasi, kisah yang dicatat dalam Alkitab, dan kembali kita kumandangkan melalui bacaan leksionari hari ini menarik disimak. Yang pertama adalah kisah penciptaan bahasa-bahasa sehingga komunikasi tidak berjalan. Dan yang kedua, keragaman bahasa ternyata tidak menjadi persoalan Read more…
Allah itu menyertai—tidak meninggalkan, apa lagi menanggalkan kita—akan membuat kita mampu mengelola rasa takut.
Nama ”Yesus” sendiri bukan nama sembarang nama. Alasan pemberian nama adalah ”Ia akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”
Cinta harus berdasarkan kesetaraan. Itulah agaknya alasan-alasan yang membuat Yusuf takut. Oleh karena itu, malaikat Tuhan berkata, ”Janganlah takut!”
Yusuf tidak mau menikahi Maria karena kasihan; tidak mau juga hidup dalam kepalsuan. Yusuf sungguh seorang yang benar.
Sebagai Gembala Agung, Tuhan juga memastikan bahwa setiap orang percaya akan beroleh serta menikmati kebaikan dan kasih setia Tuhan hingga dimampukan untuk dapat menyelesaikan setiap persoalan dalam karya dan layannya di tengah dunia ini.
Yusuf bukanlah ayah biologis Yesus Kristus. Ia adalah ayah hukum Yesus. Yesus disebut keturunan Daud karena Ia adalah anak hukum Yusuf suami Maria.
Zerubabel menjadi pemimpin pembangunan Bait Allah. Pada titik ini Zerubabel tampaknya sedang menapaktilasi nenek moyangnya Salomo.
Tindakan Salomo yang meninggalkan Allah membawa Yehuda—menyusul Israel Utara—pada pembuangan di Babel