Celakalah V
Keadilan, belas kasihan, dan kesetiaan memang tak mudah diukur. Kalaupun mau diukur, ukurannya bukanlah pada yang melakukan, tetapi pada diri yang menerima perlakuan itu.
Keadilan, belas kasihan, dan kesetiaan memang tak mudah diukur. Kalaupun mau diukur, ukurannya bukanlah pada yang melakukan, tetapi pada diri yang menerima perlakuan itu.
Mereka juga lebih mementingkan harta ketimbang Allah yang telah mengaruniakan harta tersebut. Karena itulah Yesus menyebut mereka bodoh dan buta.
Yesus mengecam ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi karena membuat orang menjadi lebih bersalah karena tindakan mereka.
Sabda-Mu Abadi | 13 Desember 2025 | Mat. 23:13 ”Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, karena kamu menutup pintu-pintu Kerajaan Surga di depan orang. Sebab, kamu sendiri tidak masuk dan kamu merintangi mereka yang berusaha untuk masuk.” Absurd memang. Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi Read more
Yesus menegaskan bahwa Ia adalah satu-satunya Guru, Pemimpin, dan Raja Penyelamat atau Mesias.
Tidak ada seorang pun yang dapat menjawab-Nya, dan sejak hari itu tidak seorang pun berani lagi menanyakan sesuatu kepada-Nya.
Sang Guru mengajak ahli Taurat yang menjebak-Nya untuk mengasihi orang lain seperti mengasihi dirinya sendiri.
”Berbahagialah orang yang menerima pertolongan dari Allah Yakub, yang harapannya pada TUHAN, Allahnya: Dia yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya; yang tetap setia untuk selama-lamanya, yang menegakkan keadilan untuk orang yang ditindas, yang memberi makanan kepada orang yang lapar. TUHAN membuka mata orang buta, TUHAN menegakkan orang Read more
Menyatakan Allah sebagai Bapa yang Mengasihi. Karena itu, mengasihi Allah sejatinya merupakan tindakan logis.