Yang Adil
Yesus Orang Nazaret lebih suka mengampuni orang berdosa. Ia mengampuni karena pengampunan memberi kesempatan orang untuk berubah.
Yesus Orang Nazaret lebih suka mengampuni orang berdosa. Ia mengampuni karena pengampunan memberi kesempatan orang untuk berubah.
Tuhan yang penuh kuasa selalu memperlengkapi umat-Nya dalam menjalani kehidupan, pun dalam melayani-Nya, yang dibutuhkan adalah kepekaan kita.
Jika ia mengaku dosa, Allah dalam kesetiaan dan keadilan-Nya dengan hati terbuka mengampuni dosa orang itu.
Melalui karya ini kami ingin menunjukkan bahwa dengan harapan kita dapat menyembuhkan luka hati.
Sepertinya dia diutus untuk menulis sebagai wakil dari komunitas orang percaya pada waktu itu, yang ditulis bukanlah iman pribadi, tetapi iman komunitas orang percaya.
Bengong menjadi sangat berharga di era digital ini. Dalam bengong, kita menyerap, mengendapkan, dan merangkai kembali hidup kita. Ide tidak muncul dari kehampaan, tetapi tanpa bengong, semua hanya lewat tanpa makna.
Tidak hanya cukup dengan menjadikan seseorang murid Tuhan dan membaptisnya. Yang tidak boleh dilupakan gereja dan setiap orang percaya adalah mengajar.
Hingga hari ini masih banyak orang yang percaya bahwa Yesus Orang Nazaret tidak pernah bangkit.
Injil Matius mencatat bahwa mereka pergi dengan takut dan sukacita yang besar. Dalam Alkitab Bahasa Indonesia tertera: ”takut bercampur gembira”