Ketika Jangkrik Menangis
Melalui karya ini kami ingin menunjukkan bahwa dengan harapan kita dapat menyembuhkan luka hati.
Melalui karya ini kami ingin menunjukkan bahwa dengan harapan kita dapat menyembuhkan luka hati.
Sepertinya dia diutus untuk menulis sebagai wakil dari komunitas orang percaya pada waktu itu, yang ditulis bukanlah iman pribadi, tetapi iman komunitas orang percaya.
Bengong menjadi sangat berharga di era digital ini. Dalam bengong, kita menyerap, mengendapkan, dan merangkai kembali hidup kita. Ide tidak muncul dari kehampaan, tetapi tanpa bengong, semua hanya lewat tanpa makna.
Tidak hanya cukup dengan menjadikan seseorang murid Tuhan dan membaptisnya. Yang tidak boleh dilupakan gereja dan setiap orang percaya adalah mengajar.
Hingga hari ini masih banyak orang yang percaya bahwa Yesus Orang Nazaret tidak pernah bangkit.
Injil Matius mencatat bahwa mereka pergi dengan takut dan sukacita yang besar. Dalam Alkitab Bahasa Indonesia tertera: ”takut bercampur gembira”
Kubur Yesus dimeterai. Hal itu menutup kemungkinan orang mengambil jenazah Yesus. Sebab, membuka meterai itu berarti melawan negara.
Maria Magdalena dan Maria yang lain. Mereka juga memberikan yang terbaik dengan cara duduk di depan kubur itu meski yang lain telah pergi.
Mungkinkah para perempuan takut karena Sang Guru telah menjadi musuh negara? Sepertinya tidak. Jika takut, mereka tidak akan melihat Yesus dari kejauhan.