👁️

Sabda-Mu Abadi | 4 Juni 2026 | 1Yoh. 2:15-17

”Janganlah mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, kasih kepada Bapa tidak ada di dalam orang itu. Sebab, semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging, keinginan mata, dan keangkuhan hidup, tidak berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.”

Membaca nasihat-nasihat ini mungkin membuat kita bertanya apakah dunia yang dimaksud di sini adalah dunia yang begitu dikasihi Allah sebagaimana tertera dalam Yohanes 3:16? Apakah dunia yang berbeda? Jika sama, mengapa kita tidak boleh mengasihinya sebagaimana Allah mengasihinya?

Kita mesti memahami bahwa istilah dunia dalam Alkitab bisa mengacu pada manusia dan alam semesta, namun juga sistem dunia yang merusak karena dosa. Pada titik ini penulis menyatakan bahwa kita tidak boleh mengasihi sistem dunia yang merusak. Dan orang yang mengasihi dunia semacam ini pastilah tidak mungkin mengasihi Bapa.

Itu jugalah yang diperjelas pada ayat berikutnya. Dalam Alkitab Bahasa Indonesia Masa Kini tertera: ”Segala sesuatu yang ada di dalam dunia ini—yang diinginkan oleh tabiat manusia yang berdosa, yang dilihat lalu diingini dan yang dibangga-banggakan—semuanya adalah hal-hal yang tidak berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dunia dan segala sesuatu di dalamnya yang diinginkan oleh manusia, sedang lenyap.”

Mengasihi dunia macam begini tentulah akan membuat kita lenyap bersamanya. Karena itu, kita semua dipanggil untuk menuruti kehendak Allah. Hanya inilah yang membuat kita hidup bersama dengan Allah di dalam kekekalan.

Yoel M. Indrasmoro | Tangan Terbuka Media: Bangun Jiwa via Media Anda

Silakan klik tautan berikut ini untuk mendengarkan siniar Sabda-Mu Abadi:

Foto: pxhere.com

n.b.: Dukung pelayanan digital kami via BCA-3423568450-Tangan Terbuka Media!