Ajaran Sesat
Yesus adalah Allah sekaligus manusia. Ajaran yang menyatakan bahwa Yesus hanya Allah atau hanya manusia adalah sesat.
Yesus adalah Allah sekaligus manusia. Ajaran yang menyatakan bahwa Yesus hanya Allah atau hanya manusia adalah sesat.
Salamnya sang penatua merasa perlu menambahkan frasa ”dalam kebenaran dan kasih”. Ya, semua ucapan selamat dari Allah Tritunggal hanya mungkin terjadi dalam kebenaran dan kasih.
“Jauhkanlah dirimu dari berhala-berhala!” Itu berarti kita mesti menjauhkan diri dari kecenderungan menjadikan sesuatu berhala.
Kita sering tidak percaya bahwa Tuhan Yesus melindungi kita dari keinginan berbuat dosa. Kita merasa Dia membiarkan kita jatuh dalam dosa.
Kita berani menghadap Allah, karena kita yakin Ia mengabulkan doa kita, kalau kita minta apa saja yang sesuai dengan kehendak-Nya.
Kehendak utama Allah adalah membagikan kasih yang telah kita rasakan. Iniah panggilan anak-anak Allah: Hidup seperti Allah
Percaya kepada Yesus Kristus dan mengasihi sesama sebagai buah dari kepercayaan itu. Kepercayaan bukanlah pesan kosong. Kepercayaan itu mesti tampak dalam keseharian kita.
Ketika hati kita mulai menyalahkan kita bahwa kita tidak mungkin berbuat benar, kita boleh menetapkan diri bahwa kita telah dibenarkan Allah.
Ketika semua niat baik dipersembahkan kepada Allah hal-hal yang tak terbayangkan pun terjadi. Manusia dilayani, Tuhan dimuliakan.
Mengasihi saudara. Mengapa? Karena mereka adalah orang-orang terdekat. Dan yang sering terjadi, tak mudah mengasihi orang-orang terdekat.
Yesus Kristus adalah teladan. Orang percaya dipanggil untuk meneladan-Nya. Karena itu pula, menjadi suci, sebagaimana Kristus, bukanlah pilihan, tetapi sungguh keniscayaan.
Mengalami kasih Allah akan membuat kita bertahan dalam iman. Para martir bisa menjadi teladan dalam hal ini.