Siapa yang Terbesar?
Sang Guru kembali menekankan pentingnya merendahkan diri. Merendahkan diri berarti tidak pernah merasa besar.
Sang Guru kembali menekankan pentingnya merendahkan diri. Merendahkan diri berarti tidak pernah merasa besar.
Yesus tetap menundukkan diri-Nya untuk membayar pajak Bait Allah. Ia tidak merasa perlu diistimewakan. Ia menyamakan diri-Nya dengan rakyat Israel saat itu.
Para murid tidak sungguh-sungguh mendengarkan perkataan Sang Guru. Itulah yang membuat mereka sedih sekali.
Percaya berarti memercayakan diri secara penuh kepada Allah. Percaya juga berarti tidak ada maksud lain kecuali memuliakan Allah saja.
Kisah perubahan rupa merupakan salah satu metode pengajaran Sang Guru dari Nazaret.
Mnjadi pengikut Kristus merupakan hal yang baik dan logis karena bersifat kekal. Kematian tidak lagi menjadi akhir, tetapi awal kehidupan baru.
Sang Guru adalah Anak Allah yang Hidup. Mungkin Petrus tak terlalu suka dengan jalan penderitaan yang akan ditempuh.
Pengakuan iman itu bukanlah hasil olah pikir manusia, manusia perlu menghidupi pengakuan iman itu.
Keilahian Yesus seharusnya membuat mereka berani memercayakan diri mereka kepada-Nya.
Yesus memberikan tanda Nabi Yunus! Kematian dan kebangkitan-Nya membuktikan bahwa Dia adalah Anak Allah.