Di Hadapan Tuhan
“Kedatangan Tuhan Yesus berada dalam kedaulatan Allah Bapa. Kalau manusia merasa bahwa itu terlalu lama, Petrus menegaskan bahwa itu adalah cara Allah memberi kesempatan manusia lebih lama untuk mau bertobat.”
“Kedatangan Tuhan Yesus berada dalam kedaulatan Allah Bapa. Kalau manusia merasa bahwa itu terlalu lama, Petrus menegaskan bahwa itu adalah cara Allah memberi kesempatan manusia lebih lama untuk mau bertobat.”
“Konsep Hari Tuhan atau Kedatangan Yesus yang Kedua sejatinya mengajak orang memilih untuk bertobat dan menjadikan hidupnya lebih baik atau tidak.”
“Tampilnya pengejek-pengejek dengan ejekannya mengenai iman Kristen bukan hal yang aneh, bahkan terkesan lumrah. Itu merupakan hal biasa. Sehingga, para murid Kristus tak perlu merasa takut, apalagi cemas.”
pikiran sang rasul masih terdapat harapan bahwa para pembaca suratnya tetap teguh dalam iman mereka.
Apa yang mereka lakukan membuktikan kebenaran peribahasa ini, ’Anjing akan makan kembali apa yang sudah dimuntahkannya,’
Mereka menjanjikan kemerdekaan kepada orang lain, padahal mereka sendiri adalah hamba-hamba kebinasaan, karena orang diperhamba oleh yang mengalahkannya.
Guru-guru palsu itu adalah seperti mata air yang kering, seperti kabut yang dihalaukan topan; bagi mereka telah tersedia tempat dalam kegelapan yang paling dahsyat.
Petrus sepertinya hendak menyatakan bahwa keledai pun bisa lebih bijak dari manusia. Bahkan menyelamatkan nyawa tuannya.
Petrus sengaja menyamakan orang-orang jahat itu dengan hewan yang tidak berakal.
Petrus merasa perlu menjelaskan secara rinci jenis kejahatan orang-orang jahat itu.