Memperkenalkan Allah
“Ketika manusia tak mampu menguasai dosa, maka dosa itulah yang akan menguasainya.”
“Ketika manusia tak mampu menguasai dosa, maka dosa itulah yang akan menguasainya.”
“Ketika kita sungguh mengasihi Yesus, mengutip Paulus, tentulah kita ingin mengenal-Nya sebagaimana diri kita dikenal.”
“Sejatinya inilah persaudaraan Kristen. Petrus—pemimpin umat Kristen saat itu—tidak merasa lebih hebat, tidak juga menganggap Paulus sebagai saingannya. Ia sungguh menghargai rekan kerjanya dalam Kristus.”
“Menjadi Kristen bukanlah akhir, namun awal dari sebuah kehidupan baru. Ada panggilan di balik predikat Kristen.”
“Berkait perubahan, tak sedikit orang berhenti pada kata ”akan”. Ujung-ujungnya status quo.”
“Hidup suci bagi Allah merupakan panggilan logis selama kita menantikan dan merindukan tibanya Hari Tuhan.”
“Anak Allah mengakui ketidaktahuan-Nya berkait hari kedatangan-Nya yang kedua kali. Pengakuan Yesus ini semestinya mengajak kita untuk tidak berspekulasi mengenai waktu kedatangan-Nya. Tak perlu kita merasa lebih tahu daripada Anak Manusia.”
“Kedatangan Tuhan Yesus berada dalam kedaulatan Allah Bapa. Kalau manusia merasa bahwa itu terlalu lama, Petrus menegaskan bahwa itu adalah cara Allah memberi kesempatan manusia lebih lama untuk mau bertobat.”
“Konsep Hari Tuhan atau Kedatangan Yesus yang Kedua sejatinya mengajak orang memilih untuk bertobat dan menjadikan hidupnya lebih baik atau tidak.”
“Tampilnya pengejek-pengejek dengan ejekannya mengenai iman Kristen bukan hal yang aneh, bahkan terkesan lumrah. Itu merupakan hal biasa. Sehingga, para murid Kristus tak perlu merasa takut, apalagi cemas.”