âBerfirmanlah TUHAN kepada Musa, âPada tanggal satu di bulan pertama engkau harus mendirikan Kemah Suci, Kemah Pertemuan ituâ (Kel. 40:1-2). Demikianlah catatan penulis Kitab Keluaran.
Menarik diperhatikan bahwa Kemah Suci didirikan pada tanggal pertama di bulan pertama. Itu berarti didirikan pada tahun baru. Momen tahun baru sepertinya sengaja dipilih Allah untuk mendirikan tanda kehadiran Allah di dunia itu. Tahun baru bisa dipahami pula sebagai momen pembaruanâtak hanya jasmani, tetapi juga rohani.
Karena itu, bisa dipahami bahwa pada momen tahun baru itu Musa diperintahkan Allah untuk mengambil minyak urapan dan mengurapi Kemah Suci serta segala sesuatu yang ada di dalamnya. Musa harus melakukan semuanya itu agar segala perlengkapan di dalam Kemah Suci itu menjadi kudus, juga mezbah kurban bakaran, serta bejana pembasuhan dan alasanya. Musa juga harus mengurapi Harun dan anak-anaknya sebagai imam bagi Israel.
Selanjutnya, penulis mencatat: âPada bulan pertama tahun kedua, tanggal satu bulan itu, Kemah Suci didirikanâ (Kel. 40:17). Dari catatan ini jelaslah bahwa pendirian Kemah Suci terjadi setahun setelah pembebasam dari Mesir. Dengan kata lain, pendirian Kemah Suci dan pengurapan Harun dan anak-anaknya sebagai imam terjadi tepat pada waktu perayaan setahun kemerdekaan Israel.
Yoel M. Indrasmoro |Tangan Terbuka Media: Bangun Jiwa via Media
Silakan Klik tautan berikut ini untuk mendengarkan versi siniar: