Membela Orang Asing di Negeri Pelarian
Musa telah belajar dari pengalaman sebelumnya. Pembunuhan hanya membuat si pelaku kejahatan tak punya waktu untuk mengubah diri.
Musa telah belajar dari pengalaman sebelumnya. Pembunuhan hanya membuat si pelaku kejahatan tak punya waktu untuk mengubah diri.
Musa belum melibatkan Allah dalam setiap tindakannya. Melibatkan Allah—itulah modal terbaik bagi pemimpin.
Allah adalah pribadi yang peduli. Suasana dunia boleh berubah, dan memang harus berubah, namun kasih Allah tetap.
Penguasa baru itu memang tidak suka membaca sejarah, ada seorang Ibrani yang menyelamatkan kerajaan Mesir dari bencana kelaparan.
Pekabaran Injil bukan hanya pekerjaan para murid sendirian. Tidak. Tuhan Yesus turut bekerja. Ia berkepentingan akan pekabaran Injil.
”Kami telah melihat Tuhan!” (Yoh. 20:25). Demikianlah inti berita yang disampaikan para murid kepada Tomas. Mereka telah melihat Yesus yang bangkit. Kebangkitan itu bukan omong kosong. Mereka sungguh merasakannya. Dengan mata kepala mereka sendiri mereka menyaksikan bahwa Yesus sungguh bangkit. Dan Yesus yang bangkit itu berkata, ”Damai sejahtera bagi kamu! Read more…
Duduk di sebelah kanan Allah bukanlah sekadar menjadi pendamping Allah. Duduk di sebelah kanan Allah berarti memerintah bersama dengan Allah.
Yesus memperlihatkan tanda-tanda yang menyertai orang percaya. Bisa jadi kita malah enggak percaya bahwa kita punya kuasa seperti itu.
Ketika kita mengasihi makhluk sebagaimana kita mengasihi diri sendiri, mereka akan mengalami kebaikan Tuhan.
Sang Guru tetap sabar dengan para murid-Nya. Ia tidak menyerah dengan para murid-Nya. Celaan-Nya merupakan tanda kasih-Nya.