Sumpah
Sang Guru mengajarkan hal sederhana: jika ya katakan ya, jika tidak katakan tidak. Ya, kalau satu kata sudah cukup, mengapa pula harus memakai dua kata?
Sang Guru mengajarkan hal sederhana: jika ya katakan ya, jika tidak katakan tidak. Ya, kalau satu kata sudah cukup, mengapa pula harus memakai dua kata?
Pengampunan akan memberi kesempatan kepada orang yang berzina mengubah diri. Ketika berubah, ia pun telah menjadi pemenang.
Sang Guru menghendaki para murid-Nya agar sungguh-sungguh menjaga hati mereka agar tetap kudus.
Penting bagi kita untuk selalu memandang dengan mata yang tulus, benar, dan suci.
Perasaan yang tidak damai akan membuat tubuh kita semakin lemah, dan ujung-ujungnya hanya membuat kita rugi sendiri.
Orang-orang yang hidup sebagai murid Yesuslah yang layak disebut garam dan terang dunia.
Jangan sembunyikan terang kita. Lagi pula ada kaitan erat antara perbuatan baik pengikut Kristus dengan kemuliaan Allah.
Sedikit dalam jumlah semestinya membuat kita meningkatkan mutu kita. Ini bukan perkara gampang untuk menjadi sungguh-sungguh jempolan.
Ketika garam telah kehilangan rasa asinnya, dia akan kehilangan fungsinya untuk menggarami. Dan yang digarami adalah dunia.
Yang miskin, lemah lembut, suci, dukacita, belas kasihan, damai, lapar dan haus: merupakan jalan hidup yang harus dijalani para pengikut Kristus.
Ciri orang yang dikuasai oleh damai Kristus adalah mampu berdamai dengan diri sendiri,
mampu menerima kekuatan dan kelemahan diri.