Menjala Manusia
Menjala manusia berarti merangkul orang untuk percaya kepada Allah—bersekutu kembali dengan Allah.
Menjala manusia berarti merangkul orang untuk percaya kepada Allah—bersekutu kembali dengan Allah.
Pekerjaan Tuhan tak boleh berhenti. Sewaktu Yohanes ditangkap, Yesuslah yang melanjutkan pemberitaannya.
Segala sesuatu di luar Allah adalah ciptaan Allah. Dan sebagai ciptaan Allah, semua makhluk harus berbakti kepada Allah saja.
Jangan pernah meragukan kemahakuasaan Allah. Ia Maha Kuasa. Ia mampu melakukan segala sesuatu asal seturut kehendak-Nya.
Allah Bapa menyatakan kepada dunia bahwa Yesus Orang Nazaret adalah Anak yang dikasihi-Nya. Pertanyaannya: Apa yang menyenangkan hati Bapa?
Demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah ~ Yesus orang Nazaret.
Yohanes Pembaptis senantiasa memperlihatkan bahwa Yesuslah junjungannya.
Kita dipanggil hidup hemat agar bisa berbagi kepada sesama. Dan itulah hidup yang berbuah sesuai dengan pertobatan!
”Bertobatlah dari dosa-dosamu,” katanya, “karena Allah akan segera memerintah sebagai Raja!” Inilah yang dimaksudkan dengan Kerajaan Allah.
Yusuf merupakan pribadi pemberani. Itu terlihat jelas saat mengambil keputusan menikahi Maria. Yang terpenting kehendak Allah terlaksana dalam dirinya.
Perintah Allah harus dilaksanakan secepat mungkin, setepat munkin. Hal ini merupakan perwujudan rasa hormat kepada Allah.
Tidak ada orang yang membela anak-anak itu dan berani menentang Herodes, para bapak tak berdaya. Dan para ibu pun hanya bisa menangis.