Write the Vision
Pelatihan Penulisan Dasar Gel. II Pada pelatihan penulisan dasar “Write the Vision” Gelombang II ini, dipersiapkan materi-materi: Tuliskan visi yang Allah taruh dalam diri Anda! Informasi & Pendaftaran:082123122049 (WA)
Pelatihan Penulisan Dasar Gel. II Pada pelatihan penulisan dasar “Write the Vision” Gelombang II ini, dipersiapkan materi-materi: Tuliskan visi yang Allah taruh dalam diri Anda! Informasi & Pendaftaran:082123122049 (WA)
Rutlah yang mengambil langkah pertama, dia tidak menunggu sang mertua memberi perintah. Itu pun dilakukannya dengan sukarela. Tindakannya itu menarik hati Boas, sang pemilik ladang, di mana Rut memungut bulir-bulir gandum yang jatuh dari belakang para penyabit.
Kepahitan hidup membuat Naomi tak menyadari kata-katanya sendiri. Ia tidak sendirian. Ada Rut bersamanya, Kesulitan hidup tampaknya membuat Naomi tidak memperhitungkannya. Masalah kadang memang membuat orang tak lagi berpikir jernih.
Paulus sebagai pribadi yang tetap hidup dalam ketaatan penuh terhadap panggilan yang telah diberikan kepadanya bertahun-tahun lampau. Di pusat kerajaan Romawi Paulus tidak berhenti memberitakan Injil mengenai Yesus Kristus.
Percaya itu pun merupakan anugerah. Roh Kuduslah yang memampukan manusia untuk percaya. Dan jika ada yang percaya, semata-mata itu karena anugerah Allah.
Bagi Paulus semuanya adalah sarana yang disediakan Allah agar dia sampai ke Roma. Dan semuanya yang ada di dunia adalah milik Allah semata.
Paulus menyembuhkan ayah Publius dari sakit demam dan disentri. Tak berhenti sampai di situ. Lukas mencatat bagaimana orang-orang sakit lainnya dari pulau itu datang ke rumah gubernur untuk berobat dan beroleh kesembuhan. Rumah Publius telah berubah menjadi klinik dalam sekejap.
Meski selamat dari badai di laut, namun Paulus tetap mendapatkan hukuman dipagut ular. Namun, setelah beberapa waktu melihat bahwa Paulus tak mati-mati, mereka malah menganggap Paulus sebagai dewa.
Yulius ternyata menjadi jalan agar kehendak Allah—yang telah dijanjikan melalui Paulus—terwujud. Sepertinya Yulius juga tidak menyangka bahwa dia menjadi alat Allah dalam mewujudkan rencana-Nya.
Makan itu perlu untuk keselamatanmu. Tidak seorang pun di antara kamu akan kehilangan sehelai pun dari rambut kepalanya.’ Sesudah berkata demikian, ia mengambil roti, mengucap syukur kepada Allah di hadapan semua.
Kejahatan itu cenderung menular. Kebanyakan penjahat ingin mengajak orang melakukan kejahatan. Mungkin karena mereka ingin teman. Bisa juga mereka merasa aman mungkin juga nyaman — jika banyak orang melakukannya.
Sudah dua minggu mereka berada di Laut Adria. Awak-awak kapal yang berpengalaman itu tampaknya sudah menduga bahwa kapal mereka tengah mendekati daratan. Dan karena takut kapal kandas, mereka melempar empat sauh di buritan.