Takut
Para murid hanya fokus pada penderitaan dan kematian Sang Guru. Mereka tidak mendengarkan keseluruhan cerita: Ia akan bangkit pada hari ketiga.
Para murid hanya fokus pada penderitaan dan kematian Sang Guru. Mereka tidak mendengarkan keseluruhan cerita: Ia akan bangkit pada hari ketiga.
Yesus mengajak para murid-Nya untuk melihat pentingnya kemampuan untuk menikmati harta bersama ketimbang memilikinya secara individual.
Kasih itu percaya. Kasih berarti memercayai. Itu tampak jelas dalam panggilan Yeremia. Perhatikan: ”Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.” (Yer. 1:5). Panggilan YeremiaPanggilan Allah kepada Yeremia memperlihatkan Read more…
Manusia perlu pertolongan Allah untuk mampu memercayakan dirinya kepada Allah. Dengan kata lain, manusia butuh kekuatan Ilahi untuk percaya.
Yesus mengajak orang kaya untuk mengubah kelekatannya dari harta kepada Allah yang telah mengaruniakan harta itu.
Dia masih bergumul dan bertanya-tanya: Apakah semua yang dilakukannya itu akan membuat dia memperoleh hidup kekal?
Anak-anak lebih mampu bersikap setara terhadap kawannya. Itulah inti Kerajaan Allah: Allah itu raja, yang lainnya hamba!
Jangan halang-halangi mereka, sebab orang-orang seperti inilah yang memiliki Kerajaan Allah.
Setiap orang yang dikarunia Roh Tuhan, janganlah hanya diam berpangku tangan. Yesus tidak bertopang dagu. Guru dari Nazaret itu melakukan banyak hal! Tak hanya dengan omongan, juga dalam tindakan.