Sabda-Mu Abadi
Membela Saudara Sebangsa
Musa belum melibatkan Allah dalam setiap tindakannya. Melibatkan Allah—itulah modal terbaik bagi pemimpin.
Sabda-Mu Abadi
Allah Peduli
Allah adalah pribadi yang peduli. Suasana dunia boleh berubah, dan memang harus berubah, namun kasih Allah tetap.
Sabda-Mu Abadi
Penguasa yang Kurang Percaya Diri
Penguasa baru itu memang tidak suka membaca sejarah, ada seorang Ibrani yang menyelamatkan kerajaan Mesir dari bencana kelaparan.
Sabda-Mu Abadi
Tuhan Turut Bekerja
Pekabaran Injil bukan hanya pekerjaan para murid sendirian. Tidak. Tuhan Yesus turut bekerja. Ia berkepentingan akan pekabaran Injil.
Untaian Nada Ilahi
Kami Telah Melihat Tuhan!
”Kami telah melihat Tuhan!” (Yoh. 20:25). Demikianlah inti berita yang disampaikan para murid kepada Tomas. Mereka telah melihat Yesus yang bangkit. Kebangkitan itu bukan omong kosong. Mereka sungguh merasakannya. Dengan mata kepala mereka sendiri mereka menyaksikan bahwa Yesus sungguh bangkit. Read more
Sabda-Mu Abadi
Duduk di Sebelah Kanan Allah
Duduk di sebelah kanan Allah bukanlah sekadar menjadi pendamping Allah. Duduk di sebelah kanan Allah berarti memerintah bersama dengan Allah.
Sabda-Mu Abadi
Tanda-tanda
Yesus memperlihatkan tanda-tanda yang menyertai orang percaya. Bisa jadi kita malah enggak percaya bahwa kita punya kuasa seperti itu.
Sabda-Mu Abadi
Kepada Segala Makhluk
Ketika kita mengasihi makhluk sebagaimana kita mengasihi diri sendiri, mereka akan mengalami kebaikan Tuhan.
Sabda-Mu Abadi
Akhirnya
Sang Guru tetap sabar dengan para murid-Nya. Ia tidak menyerah dengan para murid-Nya. Celaan-Nya merupakan tanda kasih-Nya.
Sabda-Mu Abadi
Dua Orang dari Mereka
Kedua orang itu mengenal Yesus bukan dari perkataan-Nya selama perjalanan, tetapi dari tindakan-Nya memecah-mecah roti itu.











