Seimbang
Pada salib di Gereja Ortodoks Timur, palang vertikal dan horizontalnya sama panjangnya. Artinya, kasih kepada Allah seimbang dengan kasih kepada manusia.
Pada salib di Gereja Ortodoks Timur, palang vertikal dan horizontalnya sama panjangnya. Artinya, kasih kepada Allah seimbang dengan kasih kepada manusia.
Orang Saduki tidak ingin hidup untuk Allah, namun di luar aturan Allah dan ketidakinginan hidup bagi Allah.
Yesus tidak mau terjerembab ke dalam ketaatan buta terhadap pemerintah. Yesus memperlihatkan bahwa keberadaan kaisar sesungguhnya lebih rendah ketimbang Allah.
Puji syukur bisa menikmati lagi makanan kesukaan: mi goreng sambal kacang plus martabak tahu telur. Akhir Januari 2025 pipi kanan saya menjadi merah, gatal, alergi. Merambah juga ke pipi kiri dan membuat mata tidak nyaman. Saya pergi ke dokter Sp.K.K. terdekat dari rumah dan dokter menanyakan selama ini ada makan Read more
Para imam kepala, ahli Taurat, dan tua-tua menyadari bahwa merekalah yang dimaksud dalam perumpamaan itu. Namun, mereka bergeming.
Yesus sama sekali tidak menjawab pertanyaan mereka. Yesus agaknya merasa perlu menolong untuk menjernihkan motivasi pertanyaan mereka.
Bersih hati akan memampukan para murid memercayai bahwa semua memang hanya anugerah.
Para imam kepala dan ahli Taurat memang mencari jalan berkait tindakan Yesus di Bait Allah, tetapi nuansanya sungguh negatif. Mereka berniat membunuh Yesus.
Sabda-Mu Abadi | 13 Februari 2025 | Mrk. 11:15-17 ”Lalu Yesus dan murid-murid-Nya masuk ke Yerusalem. Sesudah masuk ke Bait Allah, mulailah Yesus mengusir orang-orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Ia membalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dibalikkan-Nya, dan Ia tidak memperbolehkan orang membawa barang-barang melintasi Read more
Kita diingatkan untuk tidak melakukan kebaikan pada musimnya saja atau pada waktu yang telah ditetapkan. Ya, kita dipanggil untuk berbuah setiap waktu.
Dialah pemimpin “yang datang dalam nama Tuhan”. Artinya, kepemimpinan-Nya tidak berasal dari diri-Nya sendiri, melainkan dari Tuhan.
Seperti Kristus, kita dihadirkan untuk meneladan-Nya. Mengasihi tidak sekadar mengungkapkan kata-kata, namun perlu tindakan nyata dan bisa dirasakan dampaknya.