Akulah TUHAN, Allahmu
Sebab bait Allah itu kudus dan bait Allah itu ialah kamu sekalian.
Sebab bait Allah itu kudus dan bait Allah itu ialah kamu sekalian.
Bersikaplah sebagai anak-anak Allah. Keselamatan maupun berkat bukan hanya untuk kita. Orang lain juga membutuhkannya.
”Pernahkah engkau melihat orang yang mahir dalam pekerjaannya? Di hadapan raja-raja ia akan berdiri, bukan di hadapan orang-orang yang hina.” (Ams. 22:29). Dalam Alkitab Bahasa Indonesia Masa Kini: ”Pernahkah engkau melihat orang yang cakap melakukan pekerjaannya? Orang itu akan dipekerjakan di istana raja-raja, bukan di rumah orang biasa.” Jelaslah, ada Read more
Pandanglah Yesus! Sebab, Ia selalu ada untuk murid-murid-Nya. Dan saat kita memandang Yesus, kita pun akan dipulihkan.
Ketika semua niat baik dipersembahkan kepada Allah hal-hal yang tak terbayangkan pun terjadi. Manusia dilayani, Tuhan dimuliakan.
Kita pun perlu belajar bahwa semua pemberian kita adalah milik Allah semata. Dan ketika kita memberi dalam konteks sembah kepada Allah mukjizat pun terjadi.
”Kamu sendiri pun memang tahu, Saudara-saudara, bahwa kedatangan kami di antara kamu tidaklah sia-sia” (1Tes. 2:1). Paulus pribadi transparan. Tak ada yang disembunyikan. Ia mengajak orang-orang yang pernah dilayaninya untuk mengambil kesimpulan mengenai pelayanannya selama di Tesalonika. Jika pelayanan Paulus sungguh tak berterima di mata warga jemaat di Tesalonika, Read more
Hidup hanyalah serangkaian keputusan yang diambil. Setiap keputusan berisiko. Dan setiap keputusan berlanjut dengan keputusan-keputusan lain yang merupakan akibat dari keputusan sebelumnya. Kedewasaan seseorang terlihat saat mampu mengambil keputusan. Pendidikan sejatinya merupakan sarana latihan bagi manusia untuk mampu mengambil keputusan. Persoalannya, banyak orang enggan mengambil keputusan karena takut disalahkan. Tak Read more
”Apa yang telah dilakukan bangsa ini kepadamu, sampai-sampai engkau menimbulkan dosa sebesar itu kepada mereka?” (Kel. 32:21). Musa marah kepada Harun. Tak habis dipikirnya, mengapa Harun menggugu keinginan umat Israel untuk membuat Allah. Musa marah karena kakaknya adalah pemimpin umat. Harun tak mau disalahkan. Ia membela diri: ”Janganlah bangkit amarahmu, Read more
Apakah yang bisa kita pelajari dari Perumpamaan Lalang dan Gandum (Mat. 13:24-30) ini? Pertama, mustahil berharap sekeliling kita baik semata. Perhatikan awalan lagu Nyanyikanlah Kidung Baru 204: ”Di dunia yang penuh cemar….” Demikianlah kenyataannya. Dunia memang cemar. Kejahatan senantiasa ada di sekitar kita. Kejahatan akan selalu menemani kebaikan. Menarik diperhatikan, Read more
”Pasanglah telinga untuk pengajaranku, hai bangsaku, arahkanlah telingamu kepada ucapan mulutku. Aku mau membuka mulut menyampaikan amsal, aku mau mengisahkan teka-teki dari zaman purbakala. Yang telah kami dengar dan kami ketahui, yang diceritakan kepada kami oleh nenek moyang kami, tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan Read more
”Adalah seorang penabur yang keluar untuk menabur.” (Mat 13:3). Seorang penabur pastilah menabur. Jika tak menabur, tak layak dia menyebut diri penabur. Kalau hanya berpangku tangan setiap hari, dia lebih cocok disebut penganggur ketimbang penabur. Ya, ada penabur sedang menabur. Penabur berpengalaman pasti menaburkan benih bermutu. Awal dari usaha tani Read more