Yang Dianiaya oleh Sebab Kebenaran
Yang miskin, lemah lembut, suci, dukacita, belas kasihan, damai, lapar dan haus: merupakan jalan hidup yang harus dijalani para pengikut Kristus.
Yang miskin, lemah lembut, suci, dukacita, belas kasihan, damai, lapar dan haus: merupakan jalan hidup yang harus dijalani para pengikut Kristus.
Ciri orang yang dikuasai oleh damai Kristus adalah mampu berdamai dengan diri sendiri,
mampu menerima kekuatan dan kelemahan diri.
Sang Guru sungguh beralasan saat bicara soal kesucian hati. Dan hanya orang yang suci hatinya yang mungkin melihat Allah.
Bulan Juni mengajarkan saya ketabahan, kesetiaan, dan belajar menjadi pribadi yang lebih baik dari Sang Guru Kehidupan.
Lapar dan haus akan kehendak Allah berarti rindu melakukan kehendak Allah. Melakukan kehendak Allah menjadi prioritas hidupnya.
Sikap rendah hatilah yang bisa mendukung seseorang mendapatkan apa yang dirindukannya. Sebab, Allah sendirilah yang akan memenuhi janji-Nya.
”Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit” (Luk. 10:2). Pernyataan Yesus, Sang Guru dari Nazaret, terdengar seperti keluhan. Pertanyaannya: Benarkah? Bisa jadi ada pekerja, mungkin banyak, tetapi pekerja berkulitas banyakkah? Guru banyak, guru berkualitas banyakkah? Dokter banyak, dokter yang baik? Karyawan Read more