Jangan Berzina
Kamu telah mendengar bahwa dikatakan: Jangan berzina. Namun, Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan hingga menginginkannya, sudah berzina dengan dia di dalam hatinya.
Kamu telah mendengar bahwa dikatakan: Jangan berzina. Namun, Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan hingga menginginkannya, sudah berzina dengan dia di dalam hatinya.
Bagi Yesus, dasar segala keinginan untuk melaksanakan firman Allah bukanlah firman itu sendiri, tetapi karena keinginan untuk mengasihi Allah. Jadi, dasar melakukan firman bukan agar tidak dihukum, namun karena mereka memang mengasihi Allah.
Orang tua telah melampaui masa muda. Dan orang tua yang baik pastilah tidak ingin anak-anak mereka melakukan kesalahan yang sama sebagaimana mereka dahulu. Itu jugalah alasan kita untuk menghormati orang tua.
Sabat, bukan asal istirahat, namun berhenti untuk bersyukur kepada Allah atas semua berkat—terutama berkat pekerjaan—yang telah dirasakannya. Dan panggilan ini tak berubah hingga hari ini.
Allah menuntut umat-Nya menyebut nama-Nya dalam suasana hati yang menyembah. Orang percaya abad ke21 juga dituntut untuk menyebut nama Allah Bapa, Tuhan Yesus Kristus, dan Roh Kudus di dalam suasana sembah.
Umat Allah dilarang untuk menggambarkan Allah dan menyembah semua gambaran itu. Allah adalah Pribadi Hidup yang tidak boleh ditangkap atau dikerangkeng dalam imajinasi manusia dan diwujudkan dalam bentuk apa pun.
Allah mengingatkan kita untuk hanya menyembah Dia saja. Itulah bukti bahwa kita hanya mengandalkan-Nya.
Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, kamu akan menjadi milik kesayangan-Ku dari antara segala bangsa, sebab seluruh bumi adalah milik-Ku.
Betapa hubungan antara menantu dan mertua bisa akur. Tak terlalu mudah, yang penting ada rasa saling menghargai dalam diri masing-masing pihak. Ini jugalah yang penting dikembangkan dalam kehidupan berkeluarga.
Bener banget! Ini menarik dan langka. Biasanya gereja jarang banget mau keluar kandang untuk berbagi skill produktivitas hidup duniawi secara altruistik. Di mata saya, peran pendeta (gereja) semestinya semakin inklusif begini di tengah masyarakat.