Sumpah Yosua
Sumpah Yosua ini mungkin sedikit membingungkan kita. Namun, sepertinya Allah hendak memperlihatkan kepada umat Israel betapa mengerikannya hukuman Ilahi itu.
Sumpah Yosua ini mungkin sedikit membingungkan kita. Namun, sepertinya Allah hendak memperlihatkan kepada umat Israel betapa mengerikannya hukuman Ilahi itu.
Komunitas hati adalah sebuah komunitas yang tidak mengecualikan siapa pun. Jika dilambangkan dengan salib, bukan lagi salib dengan balok vertikal yang lebih panjang. Namun, salib dengan balok vertikal dan horizontal yang sama panjang, sehingga akan terlihat bahwa salib Yesus membawa segalanya ke dalam satu lingkaran kasih.
Keberanian Rahab itu muncul dari kepercayaannya bahwa Allah Israel lebih berkuasa dari dewa yang disembahnya. Dan kepercayaan semacam itu pastilah juga meneguhkan umat Israel.
Ketika semua orang bersorak pada saat yang sama tembok pun roboh. Kuncinya ada pada kesatuan waktu. Dan itu hanya mungkin ketika seluruh bangsa Israel taat pada skenario Allah.
Apa pun itu, yang pasti Allah adalah Pribadi yang Menyertai. Perhatikan ungkapan Panglima Balatentara TUHAN: ”Aku di sini sekarang.” Ada dimensi ruang dan waktu.
Apakah itu berarti mukjizat berhenti? Mukjizat berkait manna, makanan yang turun dari surga, memang berhenti. Akan tetapi, kita bisa melihat daya tumbuh dari sebutir benih sejatinya juga mukjizat Allah.
Kisah terputusnya air Sungai Yordan yang membentuk bendungan air dari arah hulu sungguh mengagetkan semua raja orang Amori dan semua raja orang Kanaan. Ini bukan peristiwa biasa.
Batu peringatan adalah sebagai pengingat. Yosua merasa perlu, dengan tangannya sendiri, membuat batu peringatan di tengah Sungai Yordan, tempat di mana para imam itu berdiri.
Penulis Kitab Yosua sepertinya merasa perlu menekankan bahwa saat itu Sungai Yordan sedang meluap. Ini menjadi penting bagi para pembaca yang mungkin berpikir bahwa mukjizat sama sekali tidak ada.
Pilihan Nouwen tinggal di L’Arche bisa mengingatkan adanya tiga bentuk solidaritas sebagai jawaban konkret atas realitas penderitaan di dunia ini. Ketiganya saling berhubungan. Pertama, dalam bentuk ”presensia” atau kehadiran di tengah mereka yang menderita. Kedua, secara aktif berusaha memperjuangkan struktur yang lebih manusiawi. Ketiga, secara langsung melayani dan menolong mereka yang menderita. Pilihan akhir Nouwen untuk mewujudkan solidaritas adalah kehadiran di tengah dan bersama penderita tunagrahita di L’Arche.
Allah adalah Pribadi yang Hidup. Demikianlah kesaksian Yosua kepada orang Israel. Itu berarti Allah adalah Pribadi berdaulat yang tidak dikondisikan oleh situasi apa pun.
Sabda-Mu Abadi | 2 Oktober 2023 | Yos. 3:7-8 ”TUHAN berfirman kepada Yosua, ”Mulai hari ini Aku akan membuat engkau besar di hadapan seluruh orang Israel, supaya mereka tahu, seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau. Jadi, engkau harus memerintahkan para imam yang mengangkat Tabut Perjanjian itu, demikian: Read more