Tambahkanlah Iman Kami!

”Tambahkanlah iman kami!” (Luk. 17:5). Demikianlah permohonan para murid kepada Sang Guru. Dalam Alkitab Bahasa Indonesia Masa Kini (BIMK) tertera: ”Tuhan, kuatkanlah iman kami.” Mengapa mereka melakukannya? Apa yang sesungguhnya mereka inginkan? Jika menelaah jawaban Sang Guru, agaknya para rasul itu ingin mendapatkan karunia mukjizat. Sebagai utusan Yesus, tampaknya mereka Read more

Cuma Mampir Minum

Perumpamaan Orang Kaya dan Lazarus yang Miskin (Luk. 16:19-31) memperlihatkan bahwa kehidupan di dunia berpengaruh besar terhadap kehidupan setelahnya pascadunia. Peribahasanya: ”Siapa yang menabur angin akan menuai badai”. Lihatlah Orang Kaya Itu Lihatlah Orang kaya itu! Yang dilakukannya membawa akibat buruk di dalam kekekalan. Pemahaman semacam ini mengandaikan adanya kehidupan Read more

Perumpamaan Bendahara yang Tidak Jujur

Apa yang hendak diajarkan Tuhan Yesus berkait ”Perumpamaan Bendahara yang Tidak Jujur” (Luk. 16:1-13)? Janganlah kita mengatakan bahwa Tuhan Yesus menyetujui ketidakjujuran bendahara itu! Bagaimanapun, ia tidak mengerjakan tugasnya dengan baik. Ia bukan saja lalai dalam perhitungan, tetapi sengaja menghamburkan harta majikannya. Dengan kata lain bendahara itu telah mengubah dirinya Read more

Pilihlah Kehidupan

”Pilihlah kehidupan, supaya kamu hidup…” (Ul. 30:19). Demikiankan ajakan Musa kepada umat Israel. Ajakannya sederhana dan logis. Jika mau hidup, ya pilihlah kehidupan. Sebaliknya, kalau mau mati, ya pilihlah kematian. Sesungguhnya tak ada orang yang mau mati. Semua makhluk normalnya ingin hidup. Makanan menjadi kebutuhan primer karena manusia ingin hidup. Read more

Memuliakan Allah, Mendahulukan Manusia

”Karena Yesus melihat bagaimana para undangan berusaha menduduki tempat-tempat kehormatan, Ia menyampaikan perumpamaan ini kepada mereka” (Luk. 14:7). Demikianlah konteks perumpamaan Yesus. Manusia memang makhluk pemilih. Ia diberi kemampuan oleh Sang Pencipta untuk memilih. Dan manusia cenderung memilih apa yang paling baik, enak, dan menguntungkan baginya. Itu pulalah yang disaksikan Read more

Melepaskan yang Terikat

Kisah penyembuhan seorang ibu dalam rumah ibadah (Luk. 13:10-17)— yang hanya dicatat Lukas ini—menarik disimak. Entah apa penyakitnya. Yang jelas, penyakit itu menyebabkannya bungkuk selama 18 tahun. Delapan belas tahun bukan waktu sebentar. Itu berarti waktu rata-rata dibutuhkan seseorang dari lahir hingga lulus SMA. Dan Yesus menyembuhkannya. Yesus menyembuhkan bukan Read more

Janganlah Gelisah

”Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu; upahmu akan sangat besar” (Kej. 15:1). Demikianlah sapaan Allah kepada Abram. Mengapa Allah memulai sapaannya dengan ”Janganlah takut”? Kelihatannya Abram memang takut. Dan Allah mengetahuinya. Bagaimanapun, janji yang diberikan Allah sejak panggilan di Haran memang belum digenapi. Dengan jujur, Abram menanggapi sapaan Allah tadi, ”Ya Read more

Tuhan, Ajarlah Kami Berdoa

”Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya.” Permintaan ini tampaknya dilatarbelakangi beberapa alasan. Pertama, sepertinya mereka iri dengan para murid Yohanes yang telah mendapatkan pelajaran tentang doa. Mereka ingin Yesus, Sang Guru, mengajarkan hal yang sama sebagaimana Yohanes Pembaptis. Kedua, mereka percaya bahwa Yesus itu pendoa. Read more

Prioritas

Baik Abraham maupun Marta sama-sama kedatangan tamu. Mereka juga sama-sama sibuk menyiapkan jamuan bagi tamu mereka. Apakah yang membedakan keduanya? Abraham dan Marta sibuk menyiapkan jamuan. Mereka tahu, tamu-tamu mereka adalah pribadi-pribadi siginifikan (penting dan bermakna) dalam kehidupan mereka. Baik Abrahan maupun Marta juga merasakan bahwa mereka pun merupakan pribadi Read more