Jangan Lupakan Konteks!

Jangan lupakan konteks! Perumpamaan ”Anak yang Hilang” memang indah. Betapa tidak indah melihat sang bapak berlari untuk memeluk anak itu. Ia bahkan tidak memberi kesempatan anak bungsunya untuk menyelesaikan kalimatnya: ”Jadikanlah aku sebagai salah seorang upahan Bapa” (Luk. 15:19). Apa lagi, jika kita merasakan bagaimana besarnya pergumulan kita melawan kecenderungan Read more

Yerusalem, Yerusalem

Yesus mengeluh (Luk. 13:31-35) Tak mudah memahaminya. Tak hanya kita, manusia Indonesia abad XXI, orang-orang pada masa Yesus pun sulit menerima kenyataan itu. Bagi bangsa Yunani, salah satu sifat Allah adalah apatheia, yang berartiketidakmampuan secara total untuk merasakan emosi apa pun. Pathos berarti penderitaan. Apathos atau apatheia berarti bahwa Allah, Read more

Bukan Ajang Pamer!

”Sesungguhnya, pada hari puasamu engkau masih sibuk dengan urusanmu, dan kamu menindas semua buruhmu. Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta meninju dengan dengan sewenang-wenang” (Yes. 58:3-4). Itulah persoalan Israel. Kemasannya bagus dan tampak kudus; namun isinya buruk dan pasti tidak kudus. Yesaya menyatakan bahwa umat Israel kontradiksi dalam Read more

Dengarkanlah Dia!

”Kira-kira delapan hari sesudah menyampaikan perkataan itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes, dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa” (Luk 9:28). Marilah kita memperhatikan kembali tujuan utama Yesus mengajak Petrus, Yohanes, dan Yakobus! Yesus tidak mengajak mereka untuk hiking atau piknik, tetapi untuk berdoa. Mereka diajak untuk berdoa. Dan Read more

Mengampuni? Bukan Kemustahilan!

”Tetapi, kepada kamu yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuh-musuhmu, berbuatlah baik kepada mereka yang membenci kamu, berkatilah mereka yang mengutuk kamu, berdoalah bagi orang yang berbuat jahat terhadap kamu” (Luk. 6:27-28). Perintah kepada para murid—yang terdengar absurd ini—dimulai dengan ucapan ”tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku”. Kata ”tetapi” merujuk Read more

Mengandalkan Allah

”Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang bersandar pada kekuatan manusia fana, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN. Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang mempercayakan dirinya pada TUHAN!” (Yer. 17:5,7). Demikianlah nubuat Yeremia. Manusia dibagi dalam dua golongan besar: yang mengandalkan manusia dan yang mengandalkan TUHAN. Kepada yang mengandalkan manusia Read more

Pengakuan Dosa

Simon terpana. Tak disangkanya, guru yang menyembuhkan ibu mertuanya itu ternyata punya kuasa besar. Tak hanya mampu bertindak sebagai tabib, Ia punya kuasa dan keahlian lebih dari nelayan danau Genesaret. Mulanya Simon sendiri enggan menjalankan perintah Yesus. Tampaknya, ia tak enak hati dengan penolong ibu mertuanya itu. Bagaimanapun, ia telah Read more

Kasih Itu Percaya

Kasih itu percaya. Kasih berarti memercayai. Itu tampak jelas dalam panggilan Yeremia. Perhatikan: ”Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.” (Yer. 1:5). Panggilan YeremiaPanggilan Allah kepada Yeremia memperlihatkan Read more