Semangat Hidup

”Saya dulu bisa melompati lingkaran api. Teman-teman heran melihat saya,” kenang seorang Bapak pascaoperasi amputasi kaki. Tak sedikit pun amarah tebersit di wajahnya. Dia hanya mengenang masa-masa ketika dia dapat menggunakan kakinya dengan optimal. Begitu tegarnya dia menghadapi kenyataan itu. Read more…

Aleksander

Aleksander yang dimaksud Paulus adalah tukang tembaga yang tak hanya menghujat Paulus, tetapi juga sangat menentang ajaran Kristen. Sehingga untuk orang macam begini Paulus merasa tidak perlu membelanya dan meminta Tuhan membalas perbuatannya.

Buku

Paulus sungguh berharap kedatangan Timotius sembari membawa mantel dan buku-bukunya. Kebutuhan itu sungguh manusiawi. Menurut John Stott—”saat kesepian manusia butuh teman, ketika jasmani kedinginan manusia butuh sandang, dan ketika kejenuhan melanda manusia butuh buku.”

Memperjuangkan Berkat

Belas kasihan Allah. Itulah yang diperlihatkan Yesus Orang Nazaret. Dan belas kasihan Allah itu jugalah yang hendak ditularkan kepada para murid-Nya untuk bertindak magis. Magis (dibaca mahgis) adalah istilah Latin berarti lebih, yang diperkenalkan Ignatius de Loyola. Para murid mengusulkan untuk menyuruh orang banyak itu pulang agar bisa cari makan masing-masing, tetapi Sang Guru berkata, ”Kamu Harus memberi mereka makan.” Pada titik ini Yesus mengajak para murid untuk memperjuangkan berkat bagi orang lain.