Pengharapan dan Keputusasaan Tingkat Global

Kehidupan itu selalu kecil, selalu lemah. Tidak pernah berteriak atau menjerit. Kehidupan selalu hanya membutuhkan perlindungan dan bimbingan. Mengatakan ”ya” untuk perlindungan dan bimbingan berarti mau melihat kehidupan yang kecil itu dapat dilahirkan kembali di dalam hati, tubuh, dan pikiran kita, dan di antara banyak orang. Sementara itu, kematian itu selalu mewah, bersinar, selalu besar dan bersuara keras.

Mata Air

Aksha menyadari, sebagai petani dan peternak, air merupakan hal yang penting dan bermakna. Ia tahu sudah ada pembagian tanah pusaka, tetapi ia juga menyadari bahwa tanpa kesediaan air yang memadai ia dan suami tidak akan mungkin hidup normal.

Pengharapan dan Keputusasaan dalam Hubungan Antarpribadi

Keputusasaan dalam hubungan  antarpribadi itu tampak ketika kita semua berjuang dengan kesendirian kita.  Kita merasa terasing.  Kita sepertinya tidak lagi mempunyai perasaan kerasan tinggal d rumah. Kita mencarinya  di dalam perkawinan kita, pergaulan kita, dan komunitas kita.  Dengan cemas kita mencari perasaan saling memiliki, saling mendukung, dan kebersamaaan. Seruan untuk mendapatkan dukungan  ini sering disuarakan di dalam peristiwa kekerasan.