Bangun dari Tidur
Paulus menegaskan agar warga jemaat di Roma hidup seperti pada siang hari dan menjadikan Tuhan Yesus, Sang Guru, sebagai patokan hidup dalam bertingkah laku.
Paulus menegaskan agar warga jemaat di Roma hidup seperti pada siang hari dan menjadikan Tuhan Yesus, Sang Guru, sebagai patokan hidup dalam bertingkah laku.
Janganlah kamu berutang apa kepada siapa pun, kecuali kasih kepada satu sama lain. Sebab, siapa saja yang mengasihi sesamanya manusia, ia sudah memenuhi hukum Taurat.
Kita harus bersikap kritis terhadap perpajakan negeri kita sekarang ini. Akan tetapi, kritikan kita akan sungguh bergaung dan berdasar ketika kita telah menuntaskan tugas kita, yakni membayar pajak.
Di tengah ketakutan dan kebingungan, Yesus berdiri di tengah-tengah mereka. Yesus tidak berdiri di pinggir dan tidak bisa disentuh. Tidak. Yesus berdiri di tengah-tengah mereka. Berarti berdiri juga di tengah ketakuan dan kebingungan mereka.
Penguasa korup? Allah mengizinkan itu terjadi untuk memberi kesempatan bagi umat-Nya berperan lebih banyak.
Paulus mengajak untuk hidup damai dengan semua orang. Tentu saja, ini tidak berarti kita membiarkan orang menyakiti hati kita begitu saja. Kita harus berani menyatakan bahwa tindakannya itu salah. Namun, sekali lagi, jangan balas dendam.
Kita mesti peka terhadap situasi di mana kita berada. Hanya dengan itulah kita akan mampu menjadi sesama baik bagi yang bersukacita maupun yang berdukacita.
“Saya suka menulis, Bu!” Binaran matanya penuh semangat, seraya berjanji hendak menghubungi Tangan Terbuka Media. Demikian respon seorang warga binaan selepas kami membagikan buku Jujur Melangkah,
Dan Paulus mengingatkan kita untuk meminta Allah memberkati orang-orang yang menganiaya kita dan tidak mengutuk mereka.
Sejarah sudah membuktikan Nelson Mandela mampu mengimplementasikan firman Tuhan tersebut dalam skala sebuah negara. Bahkan, Nelson Mandela pun mampu mewujudkan titah Sang Guru, ”Kasihilah musuhmu.”