Syafaat
Dalam doa syafaat, baiklah kita juga melayangkaan pikiran dan perasaan kita kepada orang tersebut dan ikut merasakan apa yang dia rasakan.
Dalam doa syafaat, baiklah kita juga melayangkaan pikiran dan perasaan kita kepada orang tersebut dan ikut merasakan apa yang dia rasakan.
”Tidakkah kamu tahu bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?” (Luk. 2:49). Demikianlah jawaban Yesus kepada ibu-Nya. Lukas mencatat, orang tua Yesus tidak memahami apa yang dikatakan anak mereka. Catatan ini penting karena baik Yusuf maupun Maria agaknya lupa Read more
Para murid sejatinya adalah saksi dari kedua peristiwa mukjizat itu. Semestinya dengan kedua peristiwa mukjizat itu tak ada alasan bagi mereka untuk merasa bahwa Yesus bicara soal kekurangan roti.
Yesus tidak mau memberi tanda. Bagi-Nya keberadaan diri sebagai Pribadi yang datang dari Allah tidak ditentukan oleh kemampuan membuat mukjizat.
Setelah itu, Yesus mengambilnya, mengucapkan syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada para murid. Dan mukjizat pun terjadi.
Natal adalah sukacita. Umat percaya diberikan kesempatan untuk mengenang kembali anugerah Tuhan. Hadiah paling mahal yang diterima umat manusia, yaitu lahirnya Sang Juru Selamat dunia. Jangan biarkan Natal terasa hambar atau berlalu begitu saja. Itu sebabnya setiap umat perlu mengambil makna.
”Kemuliaan bagi Allah di tempat Yang Maha Tinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya” (Luk. 2:14). Demikianlah pujian bala tentara surga. Pertanyaan yang layak diajukan adalah mengapa? Ya, mengapa mereka memuji Allah? Tentu mereka melakukannya Read more
Yesus tetap menolong si penderita bisu-tuli. Ia tidak pilih kasih. Semua orang berharga di mata-Nya. Kasih-Nya tersedia bagi semua orang.
Baik remah-remah maupun roti utuh, toh namanya tetap roti, yang penting bukan besar atau kecilnya anugerah, tetapi anugerah Allah itu sendiri.