Garis Akhir
Aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun, asalkan aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk bersaksi tentang Injil anugerah Allah.
Aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun, asalkan aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk bersaksi tentang Injil anugerah Allah.
CHRISTMAS GIFT! 🎁 Buku Jujur Melangkah bisa menjadi pendamping ketika Sobat Media lagi butuh hikmat kala menghadapi persoalan hidup sehari-hari. Sementara buku Pengudusan akan mendorong dan mengobarkan semangat Sobat Media dalam memperjuangkan hidup kudus di tengah dunia yang cemar. ”Sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus” (1Ptr. 1:16). Tunggu Read more
Tawanan Roh berarti menundukkan diri pada Roh Allah. Paulus meletakkan keinginannya pada Allah saja. Bukan berarti dia tidak punya keinginan, tetapi dia meleburkan keinginannya dalam keinginan Allah. Keinginan Allah telah menjadi keinginannya.
Paulus pun belajar untuk mampu melihat situasi di lain waktu; dan Eutikhus juga bisa belajar pentingnya menahan diri. Jika memang mengantuk, ya jangan dipaksakan untuk terus mendengarkan. Karena pasti itu juga akan membuat si pembicara menjadi merasa tak enak.
Perjalanan misi memang tidak mudah. Keberadaan teman-teman seperjalanan itu sepertinya, di samping Allah, menjadi sumber kekuatan Paulus. Keragaman kota asal teman-teman seperjalanan itu pastilah juga memperkaya batin Paulus.
Motivasi utama Demetrius bukanlah rohani, melainkan ekonomi. Namun, tentu saja aspek perut tak mungkin dijual dalam sebuah aksi massa. Karena itu, Demetrius mencoba menjual sentimen keagamaan dalam aksi demonya. Dan aksi demonya hampir berhasil.
Anak-anak Skewa itu percaya bahwa nama Yesus mempunyai kuasa. Namun demikian, ini uniknya, roh jahat itu mengakui mengenal Yesus, juga Paulus, namun tak mengenal anak-anak Skewa. Mengapa?
”Melalui tangan Paulus Allah mengadakan mukjizat-mukjizat yang luar biasa, bahkan orang membawa saputangan atau kain yang pernah dipakai oleh Paulus dan meletakkannya atas orang-orang sakit, maka lenyaplah penyakit mereka dan keluarlah roh-roh jahat.”
Sejatinya, itulah panggilan gereja dari masa ke masa. Tak sekadar membaptis, gereja perlu mengajar umatnya untuk sungguh-sungguh memahami imannya dan menerapkan iman itu dalam kehidupan sehari-hari.
29 November 2022, (Kis. 19:1-7), ”Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajahi daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid. Katanya kepada mereka, ’Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu percaya?’ Akan tetapi, mereka menjawab dia, ’Belum, bahkan kami belum pernah mendengar bahwa ada Roh Read more
28 November 2022, (Kis. 18:24-28), ”Sementara itu datanglah ke Efesus seorang Yahudi bernama Apolos, yang berasal dari Aleksandria. Ia seorang yang fasih berbicara dan sangat menguasai Kitab Suci. Ia telah menerima pengajaran tentang Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan teliti ia mengajar tentang Yesus, tetapi ia hanya mengetahui Read more
27 November 2022, (Kis. 18:22-23), ”Ia sampai di Kaisarea dan setelah naik ke darat dan memberi salam kepada jemaat, ia berangkat ke Antiokhia. Setelah tinggal beberapa lama di situ, ia berangkat lagi, lalu menjelajahi seluruh tanah Galatia dan Frigia untuk meneguhkan hati semua murid.” Dalam keterangan yang pendek ini, kita, Read more